Kasus Dugaan Korupsi BOP Vaksinasi PMK di Probolinggo Masih Berjalan, Kejari Belum Tetapkan Tersangka

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id – Kasus dugaan korupsi Bantuan Operasional Program (BOP) vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo hingga kini masih terus diproses Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Probolinggo, Taufik Eka Purwanto, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (19/9/2025), menyebutkan bahwa perkara ini masih dalam tahap penyidikan. “Kasus ini masih dalam proses penyidikan,” singkatnya.

Kasus dugaan penyelewengan dana BOP PMK ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, sudah sembilan bulan berjalan, namun Kejari Kabupaten Probolinggo belum juga menetapkan tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai informasi, pada tahun 2023 Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan vaksin PMK sebanyak 130 ribu dosis. Sementara pada triwulan pertama tahun 2024, kembali disalurkan vaksin sebanyak 25 ribu dosis.

Dugaan korupsi mencuat setelah adanya penggeledahan ruang Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo pada Jumat (20/12/2024). Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan bukti terkait dana Bantuan Operasional Program (BOP), yakni insentif sebesar Rp25 ribu per dosis vaksin. Dana tersebut seharusnya digunakan untuk biaya operasional sekaligus insentif bagi petugas vaksinasi hewan ternak di lapangan.

Hingga kini, publik masih menantikan langkah tegas Kejari Kabupaten Probolinggo dalam menuntaskan kasus yang menyangkut dana ratusan juta rupiah tersebut.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas
Polres Sampang Bongkar Jaringan Narkoba, Bandar Sabu 3 Kg Diciduk
Blak-blakan di KPK, Pengusaha Tembakau Pamekasan Haji Her: Saya Jawab Apa Adanya, Orang Madura Tak Berbelit-belit

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Minggu, 12 April 2026 - 20:14 WIB

Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal

Sabtu, 11 April 2026 - 16:48 WIB

Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB