Bea Cukai Madura Musnahkan Rokok Ilegal, Bandar Besar Rokok Ilegal Geboy Haji F Tetap Lolos

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOLASE FOTO. Kepala BC Madura bersama Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan saat memamerkan sederet rokok ilegal. Sementara hingga kini bandar rokok ilegal yang berada di wilayah hukumnya di Pamekasan masih dibiarkan melenggang bebas. Salah satunya bandar rokok ilegal merek GEBOY

KOLASE FOTO. Kepala BC Madura bersama Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan saat memamerkan sederet rokok ilegal. Sementara hingga kini bandar rokok ilegal yang berada di wilayah hukumnya di Pamekasan masih dibiarkan melenggang bebas. Salah satunya bandar rokok ilegal merek GEBOY

PAMEKASAN –  Aksi Bea Cukai (BC) Madura yang dipimpin Novian Dermawan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Pamekasan kembali menuai kritik publik.

Beberapa waktu lalu, mereka menggelar pemusnahan rokok ilegal, termasuk merek “GEBOY”. Namun, bandar besar yang menjadi biang kerok tetap bebas berkeliaran.

Pemusnahan, yang digelar dengan seremoni resmi, melibatkan Kepala Bea Cukai Madura, Kabid P2 Kanwil DJBC Jawa Timur I, Kepala Kejari Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Ketua PN Pamekasan Kelas I B, serta jajaran Kemenkeu se-Madura. Kegiatan ini diklaim sebagai bukti keseriusan aparat menegakkan hukum di bidang cukai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rokok ilegal yang dimusnahkan mayoritas diproduksi di Pamekasan, salah satunya GEBOY, yang diduga milik pengusaha berinisial FM, pemilik pabrik rokok resmi di Kabupaten Pamekasan.

Meski demikian, publik menilai aksi itu sekadar “panggung sandiwara”. Bandar rokok ilegal, termasuk merek GEBOY, diduga semakin leluasa memproduksi dan mengedarkan rokok tanpa pita cukai, sementara aparat yang seharusnya menindak tegas tetap bungkam.

Suyitno, Aktivis Madura mengecam tindakan setengah hati aparat.

 “Ada apa dengan Aparat Penegak Hukum dan Bea Cukai Madura? Jika serius, jangan hanya menakuti penjual kecil atau sopir, tapi tangkap langsung bandarnya!” desaknya.

Ia menyebut, aksi aparat dalam pemusnahan rokok ilegal seakan melibatkan konspirasi dan bermain mata dengan para bandar besar.

 “Kalau benar-benar setia Negara dan menegakkan hukum, aparat seharusnya tidak setengah hati. Tangkap langsung bandarnya,” tegas Ahmadi.

Komentar ini menegaskan kekecewaan publik terhadap langkah aparat yang dianggap hanya simbolis, sekaligus mempertanyakan integritas penegakan hukum di sektor cukai.

Hingga kini, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, belum menunjukkan langkah tegas untuk menindak para bandar besar.

“Kami tunggu komitmen aparat dalam menegakkan hukum dan melindungi kepentingan negara dari kerugian akibat rokok ilegal,” tegasnya, Jumat, 19/12/2025.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru