Situbondo Hadirkan 38 Ambulans, Warga Desa Akses Kesehatan Lebih Mudah

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo menyerahkan 38 unit mobil ambulans kepada desa-desa di wilayahnya, sebagai bagian dari program “Satu Desa Satu Mobil Ambulans”.

Ambulans ini dilengkapi dengan fasilitas medis standar dan akan ditempatkan di Unit Pelayanan Kesehatan Desa (UPKD) untuk mendukung pelayanan rujukan medis dan kegawatdaruratan masyarakat desa ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi. Acara penyerahan dilakukan di halaman belakang Kantor Pemkab Situbondo pada Kamis, 29 Januari 2026.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan bahwa program ini merupakan janji politik yang direalisasikan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di desa-desa, terutama di wilayah pelosok. Mobil ambulans ini akan digunakan secara gratis untuk mengantar pasien ke puskesmas atau rumah sakit. Mekanisme operasionalnya, mobil ambulans ini akan dikelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biaya operasional seperti perawatan, bahan bakar minyak (BBM), dan honor sopir akan ditanggung oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Dengan adanya alokasi anggaran ini, kami dapat memastikan bahwa ambulans-ambulans ini dapat beroperasi secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Bupati.

Kepala Desa di Kecamatan Bungatan, Situbondo, mengapresiasi program ini dan berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

“Dengan adanya ambulans ini, kami dapat lebih cepat merespons keadaan darurat dan mengantar pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap,” ujarnya.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit. Dengan akses kesehatan yang lebih mudah, masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatannya.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Situbondo dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas, terutama di daerah pedesaan.

 

Penulis : Anton

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru