Manfaatkan Lahan Tidur, Lapas Cipinang Kembangkan Budidaya Ikan Hias dan Konsumsi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang tunjukkan semangat dan ketekunan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian melalui budidaya ikan hias dan ikan konsumsi.

Program ini dirancang untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja yang aplikatif dan bernilai ekonomi sebagai bekal kemandirian setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menjelaskan bahwa budidaya perikanan menjadi bagian dari strategi penguatan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan-lahan tidur (idle) di lingkungan lapas. Program tersebut selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan idle.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memaksimalkan lahan yang sebelumnya belum termanfaatkan. Selain fokus pada ketahanan pangan melalui budidaya ikan konsumsi seperti nila, lele, dan mujair yang telah berulang kali panen, kami juga mengembangkan budidaya ikan hias yang memiliki pasar cukup baik,” jelas Wachid, pada Kamis (5/1 ).

Program budidaya ikan hias dilaksanakan secara sistematis dengan pendampingan petugas Program Pemagangan Nasional Batch 2 lintas disiplin ilmu. Pendamping berasal dari lulusan berbagai perguruan tinggi, antara lain bidang peternakan dari Universitas Padjadjaran, perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), serta agribisnis dari Universitas Brawijaya. Kolaborasi ini memperkuat kualitas pembinaan berbasis keilmuan dan praktik lapangan.

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Cipinang, Irdiansyah Rana, menjelaskan bahwa ikan molly dan guppy dipilih karena relatif mudah dibudidayakan serta memiliki nilai jual yang stabil.

“Kami melihat potensi besar pada ikan hias seperti molly dan guppy. Perawatannya mudah, perkembangbiakannya cepat, dan hasilnya menjanjikan. Melalui skema ini, Warga Binaan belajar wirausaha secara langsung sekaligus membangun keterampilan praktis,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial RH mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan budidaya ikan memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami dilatih untuk mandiri dan berwirausaha. Semoga keterampilan ini bisa menjadi modal ketika saya bebas nanti, karena mencari pekerjaan tidak mudah, sementara di sini kami dipersiapkan untuk menjadi entrepreneur,” ujarnya.

Melalui pengembangan budidaya ikan hias dan konsumsi, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sejalan dengan Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat.( Ragil).

Penulis : Redakai

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru