Kapolres Situbondo: Tolak Penarikan Paksa, Laporkan ke 110!

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo- Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, mengimbau masyarakat untuk tidak takut melawan debt collector yang melakukan penarikan paksa kendaraan di jalan. Jika terjadi penarikan paksa, masyarakat diminta untuk menolak dan melaporkannya ke polisi.

Merespon keresahan masyarakat terkait maraknya penagih hutang berkedok leasing penarik paksa sepeda motor yang di sampaikan melalui gabungan LSM dan aktivis pada Jumat 6/2/2026, Kapolres Situbondo menghimbau agar masyarakat tidak takut dan segera melaporkannya ke 110.

“Jika ada kendaraan mau di Rampas oleh orang yang mengaku mata elang atau DC, laporkan ke 110, tunjukkan TKP nya, dan jangan mau tanda tangan dokumen apapun. Lawan, jangan takut,” tegas Kapolres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres menambahkan, “Masyarakat kerap berada dalam posisi tertekan sehingga menuruti kemauan debt collector tanpa mengetahui hak-hak nya sebagai konsumen. Karena itu, polisi berdiri di garis paling depan guna melindungi warga dari praktik-praktik penagihan yang melanggar aturan, lebih-lebih yang mengarah ke premanisme.”

“Ia juga menyinggung ketentuan OJK yang mengatur secara ketat mekanisme penagihan hutang. Setiap tenaga penagih wajib mengantongi surat resmi, sertifikat jaminan fidusia, serta sertifikat kompetensi sebagai penagih utang.”

Lebih lanjut, Kapolres memerintahkan satuan Binmas dan Intelkam untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok-kelompok yang mengatasnamakan mata elang (DC). Ia juga meminta satuan Reserse Mobil (Resmob) untuk meningkatkan patroli di titik-titik yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya para debt collector.

Sebagai bentuk keseriusan, Polres Situbondo juga akan memberikan reward (hadiah) bagi masyarakat yang membantu kepolisian dalam mengungkap dan memberantas praktik debt collector ilegal atau mata elang di wilayah hukum Situbondo.

Langkah tegas Kapolres ini diapresiasi oleh kalangan aktivis dan LSM. Penggiat anti korupsi dan aktivis kawakan, Fajar Gondrong, juga memberikan aplaus di sela-sela acara audensi.

“Saya apresiasi luar biasa atas komitmen Kapolres. Semoga Kabupaten Situbondo ke depan bertambah aman dan kondusif,” ujarnya.

“Penagihan hutang dengan cara kekerasan, intimidasi, dan perampasan kendaraan di jalan adalah melanggar hukum. Kami tegaskan, kami akan menindak tegas siapapun pelakunya,” kata Kapolres.

Penulis : Anton

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep
Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep
Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk
Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi
Kodim Sumenep Bidik 1.092 Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegas: Jangan Ada Calo!

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB