Presidium Gunung Slamet Geruduk Kantor DPRD Pemalang Pertanyakan Kerusakan Alam

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Presidium Gunung Slamet Menuju Taman Nasional bersama Aliansi Masyarakat Peduli dan Cinta Gunung Slamet, serta warga Pemalang, menggeruduk kantor DPRD Pemalang ,Aksi ini bertujuan menuntut penghentian aktivitas tambang yang dinilai merusak lingkungan dan berisiko memicu bencana di lereng Gunung Slamet.

Puluhan orang dari berbagai elemen ini,mendesak penutupan permanen aktivitas penambangan , karena izinnya dianggap merugikan ekosistem dan masyarakat.

Andi Rustono salah seorang Anggota Presidium menuturkan, Dampak Kerusakan alam bedasarkan laporan dari beberapa pihak serta dampak negatif pada mata air yang digunakan oleh Masyarakat lereng Gunung Slamet , tercemar akibat exploitasi kegiatan tambang,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak kepada Gubernur Jateng, agar segera menetapkan Gunung Slamet menjadi Taman Nasional karena kerusakan begitu Masif akibat dampak pertambangan,” ujar Andi,pada Senin ( 9/2 ).

Kepada pihak terkait, Dirinya juga meminta agar cakupan luas Hutan yang belum rusak, supaya dipertahankan,

“Luasan hutan yang sekarang ini ada jangan sampai berkurang, Andai kata saat ini masih ada 31.000 hektare dan 776 Masih alami pertahankan itu, Hutan jangan sekali kali lagi diselingkuhi, Kalau surat yang saya kirimkan terkait dengan penyelamatan Hutan Gunung Slamet, kami tahunya Perhutani yang bertanggung jawab atas kerusakan hutan ini, Ada pembiaran yang berlangsung selama ini,” Imbuh Andi.

Dirinya juga sangat menyangkan dengan tindakan para pendaki ketika melakukan aktifitas pendakian, ia menilai para pendaki tidak punya etika pada saat memasuki Area Gunung Slamet,

“Para Pendaki tidak punya sopan santun dalam memasuki Gunung Slamet, Percaya atau tidak hanya dalam tempo beberapa hari setelah Tim pencari Pendaki yang hilang beberapa bulan lalu, Dibubarkan pendaki baru bisa ditemukan, Karena mereka juga tidak punya adab, tidak punya unggah ungguh,Tolonglah setelah ada kejadian ini untuk para petugas di lereng Gunung Slamet agar selektif memberi ijin para pendaki,

“Mereka itu bukan pendaki, bukan pecinta alam, Mereka hanya konten kreator yang dengan bangganya menayangkan Foto atau video kegiatan mereka selama di Gunung Slamet,Tempat larangan mereka publikasikan, kita tahu tanpa Mereka unggah mana yang gundul mana yang tidak,Silahkan ditengok Gunung Slamet sekarang isinya sampah, karena mereka bukan pecinta alam jadi buang sampah sembarangan, harus selektif orang mendaki,Bila perlu tempat itu sementara ditutup saja,” tutupnya agak geram.

Menanggapi hal ini,Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang Akhmadi, Akan segera merumuskan perencanaan konservasi alam

“DLH segera rumuskan untuk berbagai perencanaan dan harus segera di bicarakan,Tentunya konservasi alam untuk menjaga keanekaragaman Hayati yang ada di gunung Slamet,Tahapan ini kita akan diskusikan dulu dengan kepala DLH Provinsi wilayah Gunung Slamet,” terangnya.

Aksi Presidium Gunung Slamet ini, merupakan wujud protes atas lambatnya penanganan pemerintah terhadap kerusakan lingkungan yang semakin parah. ( Ragil).

Berita Terkait

Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga
Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Pemalang Tidak Melaut
Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa
Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:52 WIB

Tinjau Wilayah Terdampak Gangguan Air PDAM, Mbak Wali Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Menikmati Kopi Tanpa Gula dan Jadah Goreng Hangat Pemecah Kantuk Tol Trans Jawa

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49 WIB

Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Berita Terbaru