Laka Maut Bus vs Truk di Jalur Pantura Situbondo, Dua Tewas di Tempat

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Detikzone.id – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Insiden yang melibatkan bus malam dan truk barang tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, satu korban kritis, serta sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan bus malam sarat penumpang bernomor polisi S 7436 UV milik PT Graha Tirta Mojokerto dan truk barang bernopol L 8854 UK.

Kedua kendaraan bertabrakan di jalur utama Pantura saat kondisi lalu lintas relatif sepi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang saksi mata menyebutkan, truk tersebut membawa enam orang penumpang. Dua di antaranya merupakan bapak dan anak yang telah dewasa, sementara lainnya berusia paruh baya. Dalam kejadian nahas itu, bapak dan anak tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal, satu orang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis. Seluruh korban langsung dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar dan dilarikan ke rumah sakit umum terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, bus diketahui mengangkut sekitar 47 penumpang. Akibat benturan keras, sopir bus mengalami patah tulang pada bagian paha dan kaki, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga terjadi saat bus mencoba menyalip dengan mengambil jalur berlawanan. Di saat bersamaan, truk berada di tengah jalan karena hendak parkir ke sebuah warung lalapan di sisi kanan jalan.

“Bus penumpang diduga menyalip dengan mengambil jalur dari arah berlawanan, sementara truk berada di tengah jalan karena akan parkir ke warung lalapan,” jelasnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami gangguan, namun kini telah kembali normal.

Penulis : Anton

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor
Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran
Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara
301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH
Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi
Prof Sutan Nasomal Dorong KPK Pastikan Penelusuran Anggaran Pemkab Bogor Berbasis Bukti
Lautan Oranye Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan
Ansor Jatim Gelar Halaqoh Tani Muda, Dorong Inovasi dan Solusi Problem Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:47 WIB

BPI KPNPA RI Desak Transparansi KPK dan Kepastian Hukum Kasus di Kabupaten Bogor

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

Aksi Kemanusiaan, Yakuza Maneges Ngawi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Mbah Kadiran

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Anggota DPRD Sumenep Hosnan Dorong Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan, Demi Pelayanan dan Pembangunan yang Setara

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

301  PROFESOR TURUN GUNUNG: MEMPERTAHANKAN ARAH DAN KEMURNIAN JALUR ILMIAH

Selasa, 1 September 2026 - 19:28 WIB

Aksi Bocah di Pemalang Main Keranda Replika Bekas Karnaval, Warganet Bereaksi

Berita Terbaru