Terkuak, Narasumber dari Kepolisian Sebut Para Oknum Petinggi Polres Pamekasan Dukung Pelapor Kasus Nenek Bahriyah 

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Detikzone.id- Viral-Nya sederet masalah dugaan kriminalisasi terhadap pemilik sah tanah yakni Nenek Bahriyah (71), warga kelurahan Gladak Anyar yang telah ditersangkakan Polres Pamekasan atas kasus dugaan Pemalsuan SPPT tahun 2016 milik istri polisi (Titik) datangkan efek bergejolak. Kamis, 09/05/2024.

Bahkan Nenek Bahriyah, perempuan tak berdosa yang menjadi korban dugaan kriminalisasi oknum Polres Pamekasan itu seakan menunjukkan keramatnya setelah fakta demi fakta yang sebenarnya terkuak membuka mata publik.

Teranyar, sumber informasi internal Polres Pamekasan yang identitasnya dirahasiakan memberikan bocoran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber informasi menyebut, seandainya kasus nenek Bahriyah tidak viral maka pasti dimenangkan oleh pelapor.

Sebab, kata sumber informasi, pelopor didukung pihak Polres, sedangkan Nenek Bahriyah tidak.

“Itu katanya pak C (inisial oknum petinggi Polres Pamekasan) kalau tidak viral tetap dimenangkan si Anu karena pihak Polres kan dukung yang itu. Ya itu ponakannya katanya pak C,” ujar sumber informasi.

“Kalau hukum pasti komunikasi dengan pak C (inisial oknum petinggi Polres Pamekasan). Pak C kan gak setuju dengan Nenek Bahriyah itu,” imbuhnya.

Disinggung mengenai para oknum petinggi yang sangat mendukung pelapor (Sri Suhartatik), pihaknya kembali bersuara.

“Kan pangkat pangkat semua itu yang mendukung pelapor. Ya sampek ke Polda kayaknya tuh. Pak C yang ngasih tahu soalnya pak C (inisial) yang juga ikut di dalamnya itu,” bebenya.

Berkenan dengan itu, praktisi hukum A. Effendi, S.H memberikan sentilan kritik terhadap para oknum oknum Polres Pamekasan yang memihak kepada pelapor.

“Sejahat apa Nenek Bahriyah kok sampai setega itu menarget nenek Bahriyah. Oknum oknum petinggi Polres Pamekasan itu kenapa memihak kepada pelapor, apa karena pelapor seorang bhayangkari yang bersuamikan anggota kepolisian lalu mendukung pelapor untuk mentersangkakan dan mau memenjarakan nenek Bahriyah. Kalau memang demikian, berarti oknum oknum petinggi Polres Pamekasan yang terlibat dalam kasus ini diduga merangkap sebagai mafia hukum dan mafia tanah,” tukasnya.

Pendiri LSM Lidik Hukum dan Ham ini pun meminta Kapolri turun tangan dan mencopot seluruh oknum oknum yang diduga terlibat dugaan mafia hukum dan mafia tanah yang telah mencoreng Marwah institusi Polri.

“Saya minta Kapolri tindak tegas para oknum oknum petinggi maupun pihak yang terlibat dalam kasus Nenek Bahriyah ini,” ungkapnya.

“Publik sudah muak dengan ulah oknum oknum Polres Pamekasan yang tidak menjunjung tinggi integritas Polri Presisi yang telah dibangun dengan susah payah oleh Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo,” tandasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi mengenai kebenaran dugaan keberpihakan oknum oknum petinggi Polres Pamekasan terhadap pelapor seperti yang disampaikan oleh narasumber terpercaya Polres Pamekasan, Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, S.H belum membalas hingga berita ini terbit.

 

Berita Terkait

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Berita Terbaru