Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo – Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh tekanan, pengadaan mobil dinas double gardan di lingkungan Satpol PP Kabupaten Probolinggo justru memantik gelombang kritik keras. Anggaran fantastis lebih dari Rp1 miliar untuk dua kendaraan operasional dinilai sebagai bentuk dugaan pemborosan anggaran yang melukai rasa keadilan masyarakat.

Berdasarkan data dari laman resmi pengadaan, terdapat dua paket pembelian kendaraan roda empat yang menyedot anggaran besar dari APBD. Paket pertama berupa kendaraan operasional penanggulangan kebakaran dengan spesifikasi Toyota Hilux 2.4 Diesel 4×4 M/T senilai Rp455.400.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Sementara paket kedua berupa pengadaan kendaraan dinas operasional roda empat double gardan untuk sarana prasarana ketentraman dan ketertiban umum dengan pagu mencapai Rp600 juta yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika ditotal, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1.055.400.000.

Besarnya nilai pengadaan itu langsung memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Perwakilan LSM PSSA Probolinggo, Ahmad bahkan menyebut kebijakan tersebut diduga lebih mengedepankan gengsi ketimbang kebutuhan riil masyarakat.

“Ini kebijakan yang diduga miskin empati. Di saat rakyat susah mencari penghasilan dan kebutuhan pokok terus naik, Satpol PP justru membeli mobil mewah berkedok operasional,” tegas Ahmad, Sabtu (9/5/2026).

Ahmad juga mempertanyakan alasan penggunaan kendaraan spesifikasi 4×4 di wilayah Kabupaten Probolinggo yang dinilai tidak memiliki medan ekstrem.

“Probolinggo ini bukan hutan belantara atau area tambang. Kendaraan 4×2 sudah sangat cukup. Kalau tetap memaksakan double gardan, publik wajar curiga ada aroma pemborosan berbalut prestise,” kritiknya tajam.

Tak hanya soal harga pembelian, ia juga menyoroti biaya perawatan kendaraan double gardan yang dinilai bakal menjadi beban baru bagi APBD di tengah banyaknya kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.

Menurutnya, anggaran miliaran rupiah tersebut seharusnya dapat dialihkan untuk program yang lebih menyentuh masyarakat bawah, seperti bantuan UMKM, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga pelayanan dasar bagi warga miskin.

“Jangan sampai APBD habis untuk fasilitas elite birokrasi, sementara rakyat kecil terus diminta berhemat,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Taufiq Alami belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait urgensi pembelian kendaraan tersebut.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar
Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim
Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon
Gebrakan Kades Klatakan! Tanah Negara Disegel, Mafia Tanah Mulai Terpojok
Tragedi Way Kanan Tak Bikin Efek Jera, Dugaan Judi Sabung Ayam di Torjunan Sampang Kembali Berlangsung Barbar
Kokain 22 Kg dari Sumenep Musnah
Bikin Geleng-Geleng, Anggaran Pakaian Dinas Bupati dan Wabup Probolinggo Tembus Rp235 Juta
Kunjungan Senyap KPK ke Blitar, Rapat Tertutup di Kantor Bupati Dikawal Ketat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:55 WIB

Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:58 WIB

Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:29 WIB

Gebrakan Kades Klatakan! Tanah Negara Disegel, Mafia Tanah Mulai Terpojok

Berita Terbaru

NASIONAL

Penipuan Dalam Jual Beli Online dan Solusinya Menurut Islam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:34 WIB