FLS3N 2026 Tingkat SD Digelar, Disdik Sampang Tekankan Pendidikan Karakter dan Cinta Budaya

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Nor Alam, Kepada Dinas Pendidikan Sampang, Saat Memberikan Sambutan dan Membuka Kegiatan FLS3N di SDN Gunung Sekar 1 Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Detikzone.id)

Caption: Nor Alam, Kepada Dinas Pendidikan Sampang, Saat Memberikan Sambutan dan Membuka Kegiatan FLS3N di SDN Gunung Sekar 1 Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Detikzone.id)

SAMPANG, Detikzone.id – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 jenjang SD/MI sederajat tingkat Kabupaten Sampang dimanfaatkan Dinas Pendidikan setempat sebagai sarana memperkuat pendidikan karakter di tengah derasnya pengaruh budaya luar terhadap generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi seni, melainkan wadah pembentukan karakter siswa melalui kreativitas dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan FLS3N, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, tema FLS3N tahun ini, “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelajar tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual atau IQ tinggi, tetapi juga oleh karakter yang kuat, seperti disiplin, tanggung jawab, religius, dan cinta budaya bangsa,” ujar Nor Alam.

 

Ia menilai derasnya arus budaya asing melalui penggunaan gadget dan telepon pintar menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan. Karena itu, pendidikan karakter dinilai penting ditanamkan sejak dini agar pelajar tidak kehilangan identitas dan jati diri sebagai generasi penerus bangsa.

 

Selain menyoroti pentingnya pendidikan karakter, Nor Alam juga menekankan profesionalitas dewan juri dalam menentukan pemenang lomba. Ia meminta seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif, independen, dan tanpa keberpihakan.

 

“Kegiatan ini berjenjang hingga tingkat nasional, sehingga penilaian harus benar-benar fair dan tidak boleh ada keberpihakan kepada sekolah tertentu,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, M. Yusuf, mengatakan FLS3N tahun ini mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni menyanyi solo, tari, pantomim, kriya, gambar bercerita, menulis cerita, dan mendongeng.

 

Kegiatan tersebut diikuti siswa SD/MI perwakilan dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang.

 

Menurut Yusuf, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya antusiasme siswa dinilai menunjukkan minat terhadap seni dan sastra terus berkembang, meski partisipasi beberapa kecamatan masih belum maksimal.

 

“Walaupun dengan keterbatasan anggaran, kegiatan tetap dapat dilaksanakan secara tatap muka. Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensinya,” katanya.

Ia berharap seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang dapat meningkatkan partisipasi pada pelaksanaan FLS3N mendatang agar ajang tersebut semakin inklusif dan mampu melahirkan generasi pelajar yang berprestasi sekaligus berkarakter kuat.

Penulis : A. Junaidi

Berita Terkait

PORAGUS Hadir di SDN Panaongan III, Kepala Sekolah Agus Sugianto Buka Hotline Pengaduan demi Pelayanan yang Responsif dan Melayani
Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Panaongan Sumenep Ditutup Pengajian Akbar, KH Kholil Yasin: Ilmu Tanpa Adab Kehilangan Keberkahan
Pondok Pesantren Al-Arifin Sampang Lepas 121 Siswa, Tegaskan Komitmen Mencetak Generasi Berakhlak dan Berprestasi
Haru dan Meriah, Malam Wisuda Purna LPI Imaduddin Panaongan Sumenep Jadi Momen Penuh Kenangan
Ketua BPI KPNPA RI Bogor Kritik Keras SPMB, Sebut Hak Pendidikan Anak Bangsa Terabaikan
Guru PAI Pasongsongan Sumenep Tingkatkan Literasi Digital, Kuasai Microsite untuk Arsip dan Publikasi Pembelajaran
Malam Pisah Kenang SDN Padangdangan I Sumenep Berlangsung Meriah, Kepala Sekolah Ajak Perkuat Sinergi Pendidikan
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:45 WIB

PORAGUS Hadir di SDN Panaongan III, Kepala Sekolah Agus Sugianto Buka Hotline Pengaduan demi Pelayanan yang Responsif dan Melayani

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:56 WIB

Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Panaongan Sumenep Ditutup Pengajian Akbar, KH Kholil Yasin: Ilmu Tanpa Adab Kehilangan Keberkahan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:20 WIB

Pondok Pesantren Al-Arifin Sampang Lepas 121 Siswa, Tegaskan Komitmen Mencetak Generasi Berakhlak dan Berprestasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:15 WIB

Haru dan Meriah, Malam Wisuda Purna LPI Imaduddin Panaongan Sumenep Jadi Momen Penuh Kenangan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Ketua BPI KPNPA RI Bogor Kritik Keras SPMB, Sebut Hak Pendidikan Anak Bangsa Terabaikan

Berita Terbaru