Nekat Sebrangi Muara Sungai, Siswa SMP di Blitar Bernasib Tragis

Minggu, 28 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Proses evakuasi korban.

Foto Proses evakuasi korban.

Blitar, Detikzone.id — Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial ADP meninggal dunia, usai tenggelam di muara sungai Pantai Jebring, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu 27 Juli 2024.

Mayat remaja berusia 16 tahun, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto itu ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh petugas Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskamladu) Pantai Tambakrejo yang berjarak sekitar 150 meter dari bibir pantai Jebring pukul 16.30 WIB.

Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Heri Irianto menjelaskan kronologi kejadiannya. Korban ADP bersama teman sebayanya Alfirli berencana mencari rumput untuk pakan ternak kambing di sekitar muara pantai Jebring. Keduanya menyeberangi sungai Pantai Jebring dengan menggunakan sampan atau perahu rakit. Alfirli meminta ADP menunggu perahu yang diambilnya dari seberang sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alfirli kemudian berenang melewati sungai untuk mengambil sampan atau perahu rakit yang akan digunakan untuk menyeberangi sungai, namun korban tidak sabar menunggu datangnya sampan yang digunakan menyeberangi sunga tersebut,” sambung Heri.

Foto: Korban dibawa ke rumah duka

Saat Alfirli sampai di seberang, ia melihat ADP sudah berenang sendiri menuju sampan. Begitu sampai tengah sungai, tiba-tiba korban tenggelam. Alfirli yang mengetahui ADP mulai tenggelam sebetulnya sudah berusaha untuk menolongnya, hanya saja Alfirli tidak mampu menyelamatkan nyawa temannya itu.

Heri melanjutkan, Alfirli segera minta pertolongan kepada Paijan dengan memberitahukan bahwa ADP tenggelam. Kabar ini akhirnya disampaikan ke perangkat desa dan Poskamladu Pantai Tambakrejo.

“Pada saat petugas datang ke TKP (tempat kejadian perkara), nelayan bernama Sampun dan Sunar warga Dusun Banyuurip desa Ngadipuro berupaya menyelam untuk mencari korban,“ terang Heri.

Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi pencarian korban tenggelam, ADP ditemukan pukul 16.30 WIB. “Korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas bidan Puskesmas,” pungkas Heri.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan
Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar
Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar
Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim
Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon
Gebrakan Kades Klatakan! Tanah Negara Disegel, Mafia Tanah Mulai Terpojok
Tragedi Way Kanan Tak Bikin Efek Jera, Dugaan Judi Sabung Ayam di Torjunan Sampang Kembali Berlangsung Barbar
Kokain 22 Kg dari Sumenep Musnah

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:45 WIB

Skandal Kades Situbondo Kian Membara: 1 Dinonaktifkan, 4 Desa Dibidik Inspektorat, Dana Desa Rp15 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pamer Kemewahan di Tengah Jeritan Ekonomi, Satpol PP Probolinggo Beli Mobil Double Gardan Rp1 Miliar

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:55 WIB

Usai Kuasa Hukum Laporkan Penyidik, Ditreskrimum Polda Jatim Terbitkan SP2HP Kasus Dana Rumpon Nelayan Rp6,3 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:58 WIB

Setahun Mandek, Penyidik Kasus Rp6,3 M Dana Nelayan Sampang Dilaporkan ke Propam Polda Jatim

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Polres Sumenep Tangkap Kakek Pelaku Asusila Anak yang Kabur ke Cirebon

Berita Terbaru