Demi Selamatkan Nyawa Pasien, Nakes Puskesmas Nonggunong Sumenep Terobos Cuaca Ekstrem Gunakan Perahu Siaga

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Perahu siaga milik Pokmas Peduli Sosial siap siaga 24 jam menolong pasien yang mau dirujuk ke RSUD Sumenep (daratan ).

Foto: Perahu siaga milik Pokmas Peduli Sosial siap siaga 24 jam menolong pasien yang mau dirujuk ke RSUD Sumenep (daratan ).

Sumenep-  Nekat menerobos cuaca ekstrem, Darkurnain Jamhuri, seorang tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Nonggunong, tunjukkan keberanian dan dedikasinya terhadap dunia kesehatan demi menyelamatkan nyawa pasien yang akan dirujuk ke RSUD Sumenep menggunakan Perahu Siaga milik Kelompok Masyarakat Peduli Sosial.

Darkurnain Jamhuri menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, membawa Rifki (9), seorang pasien asal Desa Sokarame Timur, Kecamatan Nonggunong, untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Perjuangan itu dilakukan di tengah derasnya hujan, angin berkecepatan 15 knot, dan ombak setinggi dua meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberaniannya dalam mengambil keputusan demi kemanusiaan tersebut patut mendapat apresiasi.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan pelayanan yang sangat memuaskan dengan menggunakan Perahu Siaga. Ini sangat membantu kami yang selama ini harus mencari transportasi sendiri untuk rujukan pasien,” ujar Darkurnain saat ditemui di lobi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Senin (20/1/2025) dini hari.

Darkurnain juga memuji inisiatif pemerintah daerah, dalam menyediakan Perahu Siaga bagi masyarakat di kepulauan.

“Dulu, keluarga pasien harus mengurus semuanya sendiri, mulai dari mencari perahu hingga menyewa ambulans. Sekarang, dengan adanya fasilitas ini, keluarga bisa lebih fokus mendampingi pasien,” tambahnya.

Tak hanya itu, perhatian dari Pokmas Peduli Sosial juga dirasakan hingga di darat. Mereka turut menyambut kedatangan pasien dilobi rumah sakit, dengan membawa makanan untuk keluarga yang mendampingi.

“Kami berharap program seperti ini terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Pelayanan seperti ini benar-benar sangat berarti bagi masyarakat kepulauan. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat,” tutup Darkurnain.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya dukungan infrastruktur kesehatan di daerah terpencil.

Dengan semangat juang para nakes dan sinergi lintas sektor, pelayanan kesehatan yang layak dapat terjangkau hingga ke pelosok negeri.

Penulis : ***

Berita Terkait

Tak Ingin Ada Celah Administrasi, Dinkes P2KB Sumenep Evaluasi Keuangan hingga Aset Puskesmas Batuan
Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha
Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?
Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan
Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:02 WIB

Tak Ingin Ada Celah Administrasi, Dinkes P2KB Sumenep Evaluasi Keuangan hingga Aset Puskesmas Batuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Berita Terbaru