Kurang dari 24 Jam, 6 Pelaku Pengeroyokan Antar Perguruan Silat Diamankan Polres Kediri

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri– Polres Kediri menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pengeroyokan yang melibatkan oknum anggota perguruan silat di jalan raya Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (17/7/2025).

Konferensi pers disampaikan oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasatreskrim Polres Kediri Iptu Joshua Peter Krisnawan, S.I.K., yang menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan kurang dari 24 jam sejak laporan diterima.

“Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan enam tersangka, tiga di antaranya masih di bawah umur,” ujar Iptu Joshua Peter Krisnawan, S.I.K.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian bermula pada Minggu dini hari (29/6/2025), saat korban MJK (22) dan rekannya pulang dari acara pengesahan warga baru salah satu perguruan silat.

Di perjalanan, korban dihadang oleh sekelompok orang tidak dikenal yang kemudian melakukan pengeroyokan secara brutal. Beberapa atribut silat korban juga dirampas oleh pelaku.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif utama aksi kekerasan ini adalah rasa fanatisme dan kebanggaan yang berlebihan terhadap perguruan silat masing-masing.

Para pelaku diduga sengaja melakukan konvoi dan sweeping untuk menghadang anggota perguruan lain yang diketahui sedang menggelar kegiatan.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain pakaian perguruan, sabuk, senjata besi (double stick), serta sejumlah handphone milik pelaku. Korban mengalami luka lebam dan memar di beberapa bagian tubuh sesuai hasil visum dari pihak medis.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua IPSI Kabupaten Kediri, Hari Setiawan, mengimbau agar seluruh anggota perguruan silat ikut menjaga situasi kamtibmas dan menghindari aksi negatif yang berpotensi menimbulkan konflik.

Sementara itu, Dewi Anggraini, selaku Wakil Ketua Pagar Nusa Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dari Polres Kediri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pengamanan yang telah diberikan kepada anak-anak kami. Untuk pelaku yang terlibat, kami sedang mempertimbangkan pemberian sanksi sesuai aturan internal,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Kediri juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjaga almamater perguruan masin-masing dengan sikap positif dan menjunjung tinggi persaudaraan.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor
Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:14 WIB

Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Berita Terbaru