Menteri Bicara Pemberantasan, Rokok Bodong R.A Pamekasan Tetap Berkibar di Wilayah Hukum BC Madura

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok Ilegal Merek R.A. Banjiri Pasaran, Janji Purbaya Diuji di Bumi Madura”

Rokok Ilegal Merek R.A. Banjiri Pasaran, Janji Purbaya Diuji di Bumi Madura”

PAMEKASAN – Janji tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memberantas rokok ilegal kini benar-benar diuji. Di tengah gencarnya seruan pemberantasan dan penegakan hukum, justru muncul fakta memalukan dari Madura. Kabupaten Pamekasan kembali menjadi sarang produksi rokok ilegal yang seolah kebal hukum.

Dalam pernyataannya, Menkeu Purbaya menegaskan bakal menyapu bersih para pelaku rokok ilegal hingga ke akar-akarnya, termasuk oknum Bea Cukai dan Kemenkeu jika terbukti terlibat. Namun, realitas di lapangan justru berbanding terbalik.

Bea Cukai (BC) Madura yang berada di bawah kendali Novian Dermawan terkesan menutup mata. Di wilayah pengawasannya, tepatnya di Kabupaten Pamekasan, rokok ilegal merek “R.A” hasil mesin isi 20 batang, justru diproduksi dan beredar bebas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pabriknya ditengarai berada di Dusun Maddis, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur,” ungkap sumber Jurnalis Indonesia.

Rokok tanpa pita cukai itu bahkan telah menyebar hingga Kabupaten Sumenep dan dijual dengan harga murah, sekitar Rp10 ribu per bungkus. Ironisnya, hingga kini Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, belum memberikan keterangan resmi terkait pembiaran tersebut.

Aktivis pemerhati Bea Cukai Jawa Timur, Ahmadi, menyebut kondisi ini sebagai bentuk pembangkangan terhadap perintah Menkeu.

“Para pelaku rokok ilegal di Pamekasan seolah menantang Menteri Purbaya. Bukannya takut, mereka malah makin menjadi. Purbaya harus turun langsung, jangan cuma bicara di media,” tegas Ahmadi.

Ia menambahkan, Pamekasan kini dikenal sebagai “surga rokok bodong”, di mana pelaku industri ilegal bisa beroperasi tanpa rasa takut.

“Kalau dibiarkan, ini bukan hanya merugikan negara, tapi juga mencoreng komitmen pemerintah dalam menegakkan keadilan,” tambahnya.

Fakta ini memunculkan tanda tanya besar tentang profesionalitas dan integritas aparat pengawasan Bea Cukai Madura. Sementara miliaran rupiah dana DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) yang digelontorkan setiap tahun, tampak tak berdaya menghadapi gurita bisnis rokok ilegal yang menjamur di Bumi Gerbang Salam.

Publik kini menanti bukti nyata dari Menteri Purbaya. Apakah janjinya untuk menangkap para pelaku rokok ilegal akan ditepati, atau hanya akan menguap bersama asap rokok bodong yang semakin pekat di langit Pamekasan.

Tim investigasi Detikzone terus menelusuri jejak produksi dan distribusi rokok ilegal ini yang diyakini melibatkan jaringan besar lintas kabupaten.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Berita Terbaru