Satgas Pangan Polda Jateng Kawal Harga Beras, Pastikan Sesuai HET dan Ketersediaan Aman

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Jawa Tengah terus bergerak memantau harga dan ketersediaan beras di pasaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga jual beras medium dan premium tetap berada pada batas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Pemantauan dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, bertepatan dengan rapat koordinasi Satgas Pangan yang dipimpin oleh Wadir Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Feria Kurniawan, di Mako Ditreskrimsus Banyumanik, Semarang, Selasa (21/10/2025).

Menurut AKBP Feria, pengawasan ini merupakan langkah nyata aparat kepolisian bersama Bulog dan instansi terkait dalam memastikan harga beras tetap terkendali dan tidak melebihi ketentuan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satgas Pangan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga di semua lini, mulai dari produsen, distributor hingga pengecer. Kami ingin memastikan harga beras di lapangan sesuai dengan HET,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, tim gabungan Satgas Pangan dan Bulog Jawa Tengah meninjau salah satu pertokoan modern di Jalan Sukun Raya, Kota Semarang.

Petugas memberikan imbauan kepada pengelola toko agar menjual beras sesuai dengan ketentuan, yakni Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.

Sebagai bentuk sosialisasi, petugas juga menempelkan stiker HET pada rak penjualan beras di toko-toko ritel.

AKBP Feria menegaskan, pendekatan yang dilakukan saat ini lebih bersifat edukatif dan persuasif.

Namun, apabila ditemukan pelanggaran atau pelaku usaha yang tetap menjual di atas harga ketentuan, Satgas tidak akan segan memberikan sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha.

“Kami berikan waktu agar para pelaku usaha melakukan penyesuaian. Jika tidak, tentu akan ada tindakan tegas,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, terdapat 21 daerah di Jawa Tengah yang masih mencatat harga beras di atas HET.

Empat di antaranya mengalami kenaikan lebih dari lima persen, yakni Jepara, Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kendal.

Selain menjaga harga, tim juga mengantisipasi adanya penimbunan beras yang berpotensi memperburuk situasi pasar.

Untuk itu, jajaran Satreskrim di setiap Polres diminta aktif mengumpulkan informasi dan melakukan pencegahan dini.

AKBP Feria menyebut, hingga pertengahan Oktober 2025, penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Jawa Tengah telah mencapai sekitar 29 ribu ton melalui jaringan distribusi Bulog.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras di pasaran dan mencegah lonjakan harga.

“Sinergi antara kepolisian, Bulog, dan pemerintah daerah sangat penting agar harga beras tetap stabil dan masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar,” pungkasnya.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru