Jerigen Dilayani, Mobil Warga Sampai Kehabisan Bahan Bakar Dipersulit di SPBU 54.694.03 Sumenep

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERKESAN KEBAL HUKUM — Sejumlah jerigen BBM tampak diisi secara bebas di SPBU 54.694.03 Sumenep, sementara warga yang hendak mengisi Pertalite tanpa barcode justru dipersulit. Kondisi ini memicu kegeraman masyarakat dan memunculkan dugaan pelanggaran distribusi BBM bersubsidi.

TERKESAN KEBAL HUKUM — Sejumlah jerigen BBM tampak diisi secara bebas di SPBU 54.694.03 Sumenep, sementara warga yang hendak mengisi Pertalite tanpa barcode justru dipersulit. Kondisi ini memicu kegeraman masyarakat dan memunculkan dugaan pelanggaran distribusi BBM bersubsidi.

SUMENEP — Kejanggalan dalam pengisian BBM bersubsidi kembali memicu kegeraman warga di SPBU 54.694.03, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Desa Gedungan Barat, Kecamatan Batuan. Warga yang ingin mengisi Pertalite tanpa bercode dipersulit, sementara pengisian menggunakan jerigen secara besar-besaran justru berlangsung bebas tanpa pengawasan.

Kejadian ini terjadi pada memuncak ketika petugas SPBU, setelah terjadi perdebatan karena ketidakadilan, melayani mobil yang kehabisan Pertalite di lokasi, menimbulkan kesan ada perlakuan khusus bagi pihak tertentu.

Fenomena ini memantik kemarahan warga yang merasa dirugikan. Beberapa di antaranya menyatakan akan menyisir SPBU lain di Sumenep sebagai bentuk protes terhadap praktik yang dianggap tidak adil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan di tempat yang sama, beberapa waktu lalu, pantauan media menunjukkan bahwa jerigen-jerigen yang diisi BBM bersubsidi jenis Solar sering ditutup rapat dengan terpal, seakan menutupi aktivitas yang tidak wajar. Sementara itu, nelayan dan masyarakat setempat justru kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi dengan harga wajar.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang penegakan hukum di daerah, karena praktik yang terindikasi terorganisir tampak berjalan tanpa hambatan. Petugas SPBU bahkan terlihat akrab dengan pengguna jerigen, memperkuat dugaan adanya perlakuan istimewa dan pelanggaran aturan BBM bersubsidi.

Di sisi lain, warga setempat menilai aparat penegak hukum kurang hadir di lapangan, sehingga membuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum menurun.

Ali, warga setempat menegaskan, jika kondisi ini terus berlanjut, aparat pusat perlu turun tangan agar mafia BBM bersubsidi tidak merajalela.

Sementara itu, Satgas Gakkum Tipidter Bareskrim Polri, Kompol Wediard Fernandes, S.H, S.IK, M., yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan respons.

Media ini dan tim akan menindaklanjuti kasus ini dengan melaporkan secara resmi ke Mabes Polri, melampirkan bukti dokumentasi dan data pihak-pihak yang diduga terlibat, agar praktik pengisian BBM bersubsidi secara tidak wajar di Sumenep menjadi perhatian serius aparat pusat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota
Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan
Arisan Diduga Berujung Petaka, Owner Famash Beauty Dilaporkan ke Polda Jatim, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Diduga Ada Selisih Informasi, Arena Sabung Ayam Kokop Bangkalan Masih Beroperasi Meski Dilaporkan Sepi
Datangi Markas Pusat Yakuza Maneges di Kediri, Santri Asal Pemalang Klarifikasi Hinaan di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:09 WIB

Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:21 WIB

Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 19:42 WIB

Keluhan Warga Morosunggingan Belum Tuntas, Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi Kembali Menjadi Sorotan

Berita Terbaru