Pendekatan Persuasif Tak Direspon, Satpol PP Pemalang Akhirnya Bongkar Lapak Pedagang

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Satpol PP Pemalang kembali menggelar operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar area jalan Jenderal Sudirman dan Ahmad Yani Kawasan kota, pada senin( 6/4).

Langkah ini diambil menyusul masih banyaknya pedagang yang nekat meninggalkan lapak dagangan nya usai berjualan.

Dalam operasi tersebut, petugas mendapati beberapa Lapak Liar berupa gerobak, tenda meja serta tenda para pedagang,Petugas juga menemukan beberapa pedagang yang secara sengaja mendirikan bangunan lapak semi permanen di fasilitas umum, padahal sudah beberapa kali diperingatkan,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala bidang Trantibumlinmas Satpol PP Pemalang Agus Sarwono menjelaskan, bahwa giat penertiban ini merupakan tindak lanjut pasca lebaran,dan sudah dilakukan pihaknya di beberapa titik.

Sebelumnya para pedagang diberikan ruang untuk mencari rezeki selama bulan puasa sampai lebaran, dengan catatan habis lebaran lapak harus dibersihkan setalah buat berjualan.

Menurut Agus,pendekatan persuasif berupa teguran lisan maupun imbauan sudah berulang kali disampaikan kepada para PKL. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih adanya pelanggaran, sehingga aparat terpaksa turun tangan untuk melakukan pembongkaran dan pengangkutan lapak.

“Satpol PP sudah memberikan peringatan berkali-kali.akan tetapi karena tidak respon positif dari pedagang,akhirnya penertiban dilakukan,” tegasnya.

Sebagai bentuk sanksi dan pencegahan, petugas langsung mengamankan sejumlah sarana berdagang milik para PKL. Beberapa barang yang diangkut oleh petugas meliputi lembaran terpal, potongan kayu, meja, dan bangku. Satpol PP memastikan akan terus melakukan patroli dan pemantauan secara rutin.

“Setalah lapak diangkut,bisa diambil kembali dengan membawa KTP dan membuat surat pernyataan dari pedagang,” Imbuh Agus.

“Kami senantiasa menghimbau kepada seluruh PKL untuk tidak meninggalkan lapak atau gerobak di bahu jalan setelah selesai berjualan, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” tutupnya.( Ragil).

Berita Terkait

Panen 45 Kg Lele, Rutan Pemalang Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP
Tumbuhkan Rasa Nasionalisme,TNI AL Pemalang Berikan Materi Kepada Siswa Sekolah
Tak Ada Aliran Dana, Massa Tuntut Pembebasan Eks Kepala UPTD Gili Tramena Mawardi Khairi
Gedung Baru, Semangat Baru! Pengadilan Agama Bawean Gresik Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat
Operational Lease dan Financial Lease Dalam Perspektif Islam
Luar Biasa! Setengah Ton Ikan Nila Besar Dipanen Warga Binaan Lapas Kendal
Riba, Bunga, dan Realitas Sosial Masyarakat Modern
Bisnis Berintegritas: Membangun Usaha Modern dengan Nilai-Nilai Keislaman

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:06 WIB

Panen 45 Kg Lele, Rutan Pemalang Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP

Senin, 13 April 2026 - 13:08 WIB

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme,TNI AL Pemalang Berikan Materi Kepada Siswa Sekolah

Senin, 13 April 2026 - 13:07 WIB

Tak Ada Aliran Dana, Massa Tuntut Pembebasan Eks Kepala UPTD Gili Tramena Mawardi Khairi

Senin, 13 April 2026 - 11:14 WIB

Gedung Baru, Semangat Baru! Pengadilan Agama Bawean Gresik Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat

Minggu, 12 April 2026 - 19:17 WIB

Operational Lease dan Financial Lease Dalam Perspektif Islam

Berita Terbaru