Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Setelah sebulan penuh diwarnai berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kecamatan Pasongsongan menutup seluruh rangkaian perayaan dengan suasana sederhana, khidmat, dan penuh kebersamaan.

Malam resepsi penutupan HUT Kemerdekaan ke-81 tingkat Kecamatan Pasongsongan digelar di Pendopo Kecamatan Pasongsongan, Rabu malam, 2 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran FORPIMKA Kecamatan Pasongsongan, tokoh masyarakat KH. Kholilurrahman, KH. Kamilul Himam, M.Pd. selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Istikmal Pasongsongan, panitia HUT Kemerdekaan, serta para kepala sekolah jenjang TK, RA, SD, MI, SMP, dan MTs se-Kecamatan Pasongsongan.

Berbeda dengan kemeriahan berbagai perlombaan selama bulan Agustus, malam resepsi berlangsung lebih khidmat. Kegiatan diawali dengan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ungkapan kecintaan sekaligus momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW. Acara kemudian dilanjutkan dengan Istighatsah bersama yang dipimpin KH. Kholilurrahman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana penuh ketenangan, seluruh undangan larut dalam doa, memohon keberkahan, keselamatan, serta kebaikan bagi masyarakat Pasongsongan dan bangsa Indonesia.

Malam itu seolah menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan perlombaan dan kemeriahan, tetapi juga dengan rasa syukur dan doa.

Bukan Sekadar Trophy

Usai rangkaian kegiatan keagamaan, acara dilanjutkan dengan penyerahan trophy kepada para pemenang berbagai lomba Agustusan.

Trophy yang diterima para pemenang bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi simbol perjuangan, kerja keras, kekompakan, dan sportivitas yang telah mereka tunjukkan selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Di balik setiap kejuaraan terdapat proses panjang: latihan, kebersamaan, kegembiraan, hingga pengalaman menerima kemenangan maupun kekalahan.

Sebab semangat kemerdekaan bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium tertinggi, tetapi tentang bagaimana masyarakat dapat berkumpul, bergerak, dan merayakan kemerdekaan bersama.

Camat: Terima Kasih dan Mohon Maaf

Dalam sambutannya atas nama FORPIMKA Kecamatan Pasongsongan, Camat Pasongsongan Aynizar Sukma, S.STP., M.A.P. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan seluruh rangkaian HUT Kemerdekaan ke-81.

 

> “Atas nama FORPIMKA Kecamatan Pasongsongan, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan ke-81. Tentu dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan. Untuk itu, kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila ada hal-hal yang kurang berkenan atau mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Aynizar.

 

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Semoga apa yang menjadi kekurangan tahun ini dapat menjadi evaluasi agar pelaksanaan kegiatan di tahun-tahun mendatang semakin baik. Yang paling penting, kebersamaan dan kekompakan yang sudah terbangun jangan sampai berhenti setelah rangkaian perayaan ini selesai,” tuturnya.

Menurut Aynizar, peringatan kemerdekaan bukan hanya tentang perlombaan dan perayaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, panitia, dan seluruh masyarakat Pasongsongan.

“Mari kita jaga terus semangat kebersamaan ini. Agustus boleh berakhir, tetapi persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat Pasongsongan harus tetap kita rawat,” pungkasnya.

Ketika Perayaan Berakhir, Kebersamaan Jangan Ikut Berakhir

Malam semakin larut. Perlombaan telah selesai, suara penonton mulai menghilang, dan kesibukan panitia perlahan berakhir.

Namun, yang tersisa adalah kenangan tentang anak-anak yang berlatih, guru yang mendampingi, panitia yang bekerja, serta masyarakat yang ikut menyemarakkan kemerdekaan.

Semuanya dipertemukan kembali dalam satu suasana: doa, syukur, dan kebersamaan.

Malam resepsi penutupan HUT Kemerdekaan ke-81 di Pendopo Kecamatan Pasongsongan akhirnya bukan sekadar penutup sebuah rangkaian kegiatan. Ia menjadi pesan bahwa ketika perlombaan selesai dan bendera diturunkan, semangat persatuan harus tetap dikibarkan dalam kehidupan sehari-hari.

Agustus boleh berakhir, tetapi semangat kebersamaan Pasongsongan jangan pernah berakhir.

Berita Terkait

UPT SDN 337 Gresik Gelar Scout Expedition di Alam Bebas, Bangkitkan Semangat Kepramukaan dan Bentuk Generasi Tangguh 
Agus Salim, S.Pd. Terpilih sebagai Ketua PARUGA Kecamatan Pasongsongan Periode 2026–2031
Berbalut Busana Muslim, Upacara Bendera SDN Padangdangan I Kobarkan Nasionalisme dan Serukan Sekolah Bebas Perundungan
SDN Pasongsongan I Tembus Semifinal ISCO PEDIYAH, Dukungan KKKS dan Pengawas Jadi Suntikan Semangat Menuju Final
SALMAN di SDN Padangdangan I: Ketika Sapaan Pagi Menjadi Awal Pendidikan yang Memanusiakan
FIKOM Unitomo Surabaya Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Krisis Komunikasi
Puskesmas Sangkapura Gresik Turun ke Sekolah, Siswa MINU 17 Patarselamat Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis 
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Ancaman Ketertinggalan Pendidikan di Era Teknologi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:39 WIB

UPT SDN 337 Gresik Gelar Scout Expedition di Alam Bebas, Bangkitkan Semangat Kepramukaan dan Bentuk Generasi Tangguh 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Agus Salim, S.Pd. Terpilih sebagai Ketua PARUGA Kecamatan Pasongsongan Periode 2026–2031

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Berbalut Busana Muslim, Upacara Bendera SDN Padangdangan I Kobarkan Nasionalisme dan Serukan Sekolah Bebas Perundungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:56 WIB

SDN Pasongsongan I Tembus Semifinal ISCO PEDIYAH, Dukungan KKKS dan Pengawas Jadi Suntikan Semangat Menuju Final

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

SALMAN di SDN Padangdangan I: Ketika Sapaan Pagi Menjadi Awal Pendidikan yang Memanusiakan

Berita Terbaru