Tanamkan Nasionalisme, Kemenag Sumenep Wajibkan Upacara dan Lagu Nasional di Madrasah

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2025 di Aula Al-Ikhlas, Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini dihadiri seluruh kepala madrasah negeri maupun swasta dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Sumenep.

Melalui SE tersebut, Kankemenag Sumenep mewajibkan seluruh madrasah untuk menggelar upacara bendera setiap Senin pagi, serta menyanyikan lagu wajib nasional sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan pentingnya pembinaan karakter kebangsaan dan rasa nasionalisme di lingkungan madrasah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui upacara dan lagu wajib nasional, kami ingin menanamkan semangat cinta tanah air kepada peserta didik sejak dini,” ujarnya kepada Media Center Diskominfo Sumenep.

Wasid menambahkan, kebijakan ini mulai berlaku efektif pada tahun ajaran baru 2025/2026. Pihaknya akan melakukan evaluasi rutin untuk memastikan seluruh madrasah di bawah naungan Kementerian Agama menerapkannya secara konsisten.

Kebijakan ini disambut positif oleh para kepala madrasah. Mereka menyatakan siap melaksanakan aturan tersebut demi memperkuat pendidikan karakter dan menumbuhkan jiwa kebangsaan di lingkungan pendidikan.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pariwara Antikorupsi 2026 Jadi Gerakan Masif Tanamkan Budaya Anti Korupsi di Probolinggo
Optimalkan Tata Kelola Pariwisata, Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Tiket Online Kawasan Bromo
KBPPPA Gresik Tekankan Kolaborasi untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak di Bawean
Derita Rakyat Tak Mereda, Camat yang Disebut Jarang Ngantor Justru Giat Persiapkan Festival Masalembu yang Tuai Kritik Anggota Dewan Sumenep
Kades Didik Susanto Turun Langsung Jual Gorengan, TP-PKK Grujugan Sumenep Jadi Contoh Desa Mandiri
Lapak Gorengan TP-PKK Grujugan Sumenep Curi Perhatian, Kades Didik Susanto Turun Langsung Layani Warga
Anak Pulau Go Internasional, Mahasiswa IDB Asal Gili Raja Sumenep Raih Prestasi Gemilang di ICSM Batch 5
Ironi Efisiensi Anggaran BPPKAD Kota Probolinggo: Saat Meja Pingpong Rp10 Juta Jadi Prioritas di Tengah Pengetatan APBD

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pariwara Antikorupsi 2026 Jadi Gerakan Masif Tanamkan Budaya Anti Korupsi di Probolinggo

Senin, 11 Mei 2026 - 20:57 WIB

Optimalkan Tata Kelola Pariwisata, Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Tiket Online Kawasan Bromo

Senin, 11 Mei 2026 - 20:53 WIB

KBPPPA Gresik Tekankan Kolaborasi untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak di Bawean

Senin, 11 Mei 2026 - 11:02 WIB

Derita Rakyat Tak Mereda, Camat yang Disebut Jarang Ngantor Justru Giat Persiapkan Festival Masalembu yang Tuai Kritik Anggota Dewan Sumenep

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:39 WIB

Lapak Gorengan TP-PKK Grujugan Sumenep Curi Perhatian, Kades Didik Susanto Turun Langsung Layani Warga

Berita Terbaru

NASIONAL

KEK Madura Harga Diri Pulau Garam

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:52 WIB