Rokok Ilegal ‘54ryaku’ di Madura Diduga Milik Keluarga Besar Oknum Polisi, Reformasi Polri Terancam

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN  – Di tengah sorotan nasional terhadap Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto, fakta mengejutkan justru muncul dari Madura. Rokok ilegal merek 54ryaku isi 20 batang warna merah, yang kini merajalela di Pamekasan, diduga kuat dibekingi langsung oleh oknum anggota Polres Sampang berinisial J, anak kandung Haji AR, bandar rokok ilegal asal Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

Sejak awal 2025, Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan telah gencar melakukan operasi dan menyita jutaan batang rokok ilegal. Namun, peredaran 54ryaku tetap bebas, sementara pedagang kecil terus menjadi sasaran operasi. Publik menilai, penindakan aparat tumpul terhadap jaringan besar yang dibekingi orang dalam.

“Di pasaran, semua orang tahu 54ryaku itu ‘punya oknum polisi’. Makanya mereka berani jual bebas,” ungkap seorang pedagang rokok di Pamekasan, Kamis (9/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi lapangan memperkuat dugaan bahwa J tidak hanya mengetahui, tapi mengendalikan distribusi dan transaksi rokok ilegal keluarganya, menggunakan statusnya sebagai aparat untuk menjadi tameng bisnis haram tersebut.

Distribusi rokok ilegal 54ryaku kini meluas hingga wilayah Sampang dan Bangkalan, seolah kebal jeratan hukum. Dugaan keterlibatan aparat membuat masyarakat dan aktivis meradang.

“Kalau hanya masyarakat kecil, gampang ditangkap. Tapi kalau anak polisi yang main, semua aparat mendadak bisu. Kalau ini tidak ditindak tegas, janji reformasi Polri hanya omong kosong,” tegas seorang aktivis Pamekasan.

Plh Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, saat dikonfirmasi mengakui bahwa kasus ini tengah diselidiki Propam.

“Terkait anggota yang diduga terlibat pelanggaran disiplin, saat ini masih dalam proses lidik. Apabila terbukti, bapak Kapolres Sampang akan menindak tegas, siapapun yang terlibat,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, kritik meluas ke Bea Cukai Madura. Masyarakat menilai operasi yang dilakukan Novian Dermawan hanya berani menindak pedagang kecil, sedangkan pabrik dan bandar besar, termasuk keluarga oknum polisi, dibiarkan merajalela. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keberanian Menteri Keuangan, Purabaya Yudhi Sadewa, untuk membongkar mafia rokok ilegal di Madura.

Kasus ini menjadi ujian nyata bagi janji reformasi Polri dan penegakan hukum di Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, oknum polisi J dan Haji AR belum dapat dimintai keterangan karena keterbatasan akses komunikasi. Media ini akan terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap jaringan di balik peredaran rokok ilegal 54ryaku yang semakin mempermalukan wajah negara.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru