Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Lima Toko di Ganding, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (23/10/2025) pagi. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, dan diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu toko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat asap tebal keluar dari toko onderdil milik Ahmad Izzi (35), warga Dusun Mandala, Desa Ketawang Karay. Warga kemudian berusaha membuka toko yang masih dalam keadaan tertutup dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api dengan cepat merambat ke empat toko lainnya di sebelahnya.

Adapun toko-toko yang turut terbakar antara lain milik Umar (40) pemilik toko jamu, Umri (40) pemilik toko sembako, Ilyas (50) pemilik toko sandal, dan Zaihulanam (40) pemilik toko sembako lainnya. Seluruh bangunan tersebut merupakan bagian dari pertokoan milik almarhum H. As’ad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi di lokasi, Moh. Faris (39) dan H. Moh. Nur (65), menyebutkan bahwa kobaran api membesar dengan cepat sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

 “Asapnya tiba-tiba keluar dari atap toko onderdil. Kami sudah coba buka dan siram dengan air, tapi api langsung menjalar ke toko sebelah,” ujar salah satu saksi mata.

Mengetahui kebakaran semakin membesar, petugas kepolisian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Sumenep. Sekitar pukul 08.00 WIB, empat unit mobil pemadam tiba di lokasi dan langsung berupaya memadamkan api. Setelah berjibaku hampir dua jam, api baru bisa dipadamkan total pada pukul 09.00 WIB, dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 11.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,5 miliar akibat rusaknya bangunan dan isi toko, termasuk barang dagangan yang hangus terbakar.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran, meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di salah satu toko.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pelaku usaha agar selalu memperhatikan instalasi listrik dan standar keselamatan di area pertokoan guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Nelayan Banyuates Sampang Naik Pitam, Petronas Diberi Batas Waktu soal Kompensasi Rumpon
Skandal Absen ‘Gaib’ Dispendukcapil Probolinggo: Pulang Cepat tapi Gaji dan TPP Cair Utuh
Polda Jatim Pastikan Situasi Surabaya Kondusif dan Terkendali Pascakejadian di Dua Pos Lantas
Diduga Setubuhi Anak Penyandang Disabilitas, Lansia 69 Tahun Diamankan Polresta Tuban
Outlet Miras HWG di Pantura Diduga Masih Buka Tersembunyi, Membuat Geram Warga, Tokoh Agama dan DPR-RI Rizal Bawazier
6 Bulan Buron, Pelaku Pembobolan Rumah di Situbondo Ditangkap di Pulau Dewata
LSM Gelora Cinta Negeri Minta Pertamina Jatimbalinus Klarifikasi Status Lahan SPBU Karangjati Ngawi
Ketua KAKI Jatim Gebrak Bupati Bangkalan: 3.000 Hektare untuk China, Tanah Rakyat Jangan Dijadikan Tumbal!

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Skandal Absen ‘Gaib’ Dispendukcapil Probolinggo: Pulang Cepat tapi Gaji dan TPP Cair Utuh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Polda Jatim Pastikan Situasi Surabaya Kondusif dan Terkendali Pascakejadian di Dua Pos Lantas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Diduga Setubuhi Anak Penyandang Disabilitas, Lansia 69 Tahun Diamankan Polresta Tuban

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Outlet Miras HWG di Pantura Diduga Masih Buka Tersembunyi, Membuat Geram Warga, Tokoh Agama dan DPR-RI Rizal Bawazier

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:26 WIB

6 Bulan Buron, Pelaku Pembobolan Rumah di Situbondo Ditangkap di Pulau Dewata

Berita Terbaru