Pemusnahan Rokok Ilegal oleh Bea Cukai Madura dan Aparat Pamekasan Dinilai Formalitas, DALILL dan Bandarnya Seolah Dipelihara

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOLASE FOTO. Kepala BC Madura bersama Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan saat memamerkan sederet rokok ilegal. Sementara hingga kini, bandar rokok ilegal yang berada d wilayah hukumnya di Kabupaten Pamekasan masih dibiarkan melenggang bebas. Seperti bandar rokok ilegal merek DALILL

KOLASE FOTO. Kepala BC Madura bersama Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan saat memamerkan sederet rokok ilegal. Sementara hingga kini, bandar rokok ilegal yang berada d wilayah hukumnya di Kabupaten Pamekasan masih dibiarkan melenggang bebas. Seperti bandar rokok ilegal merek DALILL

PAMEKASAN – Aksi Bea Cukai (BC) Madura yang dipimpin Novian Dermawan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Pamekasan kembali menuai kontroversi dan kritik pedas publik

Berapa waktu lalu, tepatnya pada hari Kamis (20/11/2025), mereka menggelar pemusnahan rokok ilegal, termasuk merek “DALILL”, namun bandar besar yang menjadi biang kerok tetap bebas berkeliaran.

Pemusnahan yang digelar dengan peonuh seremoni melibatkan Kepala Bea Cukai Madura, Kabid P2 Kanwil DJBC Jawa Timur I, Kepala Kejari Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Ketua PN Pamekasan Kelas I B, serta jajaran Kemenkeu satu Madura ini diklaim sebagai bukti keseriusan aparat menegakkan hukum di bidang cukai. Rokok ilegal yang dimusnahkan mayoritas diproduksi di Pamekasan, salah satunya “DALILL” yang ditengarai milik pengusaha berinisial FR, pemilik pabrik rokok resmi di Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak cukup itu, mereka juga kembali menggelar pemusnahan ribuan bagang rokok pada beberapa pekan yang lalu

Meski demikian, publik menilai aksi itu hanya “panggung sandiwara”. Bandar rokok ilegal di Pamekasan, termasuk merek DALILL, YS Bold, dan SANTOS, diduga semakin leluasa memproduksi dan mengedarkan rokok tanpa pita cukai, sementara aparat yang seharusnya menindak tegas tetap bungkam.

Ahmadi, aktivis peduli Cukai mengecam tindakan setengah hati aparat.

“Ada apa dengan Aparat Penegak Hukum dan Bea Cukai Madura? Jika serius, jangan hanya menakuti penjual kecil atau sopir, tapi tangkap langsung bandarnya!” desaknya.

Hingga kini, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, belum menunjukkan taringnya untuk menindak para bandar besar.

Ia pun mempertanyakan komitmen aparat menegakkan hukum dan melindungi kepentingan negara dari kerugian akibat rokok ilegal.

“Kalau aparat tetap membiarkan para bandar besar berkeliaran, ini sama saja menjadi pengkhianatan terhadap negara!” tegasnya.

“Saya meyakini pemusnahan rokok Ilegal oleh Bea Cukai Madura dan aparat Pamekasan hanya formalitas belaka , namun rokok ilegal DALILL dan bandarnya seolah memang sengaja dipelihara,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Bea Cukai Madura maupun pemilik rokok ilegal merek DALILL belum membuahkan hasil, seiring terbatasnya akses komunikasi dengan pihak terkait.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Berita Terbaru