2 Dinas di Sampang Kembali Mangkir dari Panggilan Polda dalam Kasus Rp21 Miliar Dana Rumpon

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id – Dugaan penggelapan dana ganti rugi rumpon Petronas senilai Rp21 miliar yang ditangani Ditreskrimum Polda Jawa Timur semakin memanas.

Meski SP2HP ke-4 telah diterbitkan, dua instansi terkait justru mangkir dari panggilan penyidik, menimbulkan kecurigaan publik soal adanya upaya “mengulur waktu” dalam kasus ini.

SP2HP ke-4 yang ditandatangani Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim melalui Kasubdit II, AKBP Deky Hermansyah, mengungkap hambatan serius dalam proses klarifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perikanan Kabupaten Sampang belum hadir untuk memberikan keterangan, padahal sudah dipanggil resmi.

“Jika mereka kembali mangkir, penjemputan paksa jelas bisa dilakukan sesuai KUHAP. Ini perkara puluhan miliar rupiah, jangan sampai dibiarkan mengambang,” tegas Ali Topan, kuasa hukum nelayan Pantura Madura.

Ia menekankan, sudah saatnya penyelidikan ditingkatkan ke tahap penyidikan agar terang siapa yang bertanggung jawab.

Sementara itu, Suberdi, nelayan Pantura Madura sekaligus pelapor, mengaku lelah dan kecewa. “Kami capek bolak-balik dipanggil tapi tidak ada kejelasan. Kalau sampai Februari 2026 tidak ada perkembangan signifikan, kami akan turun aksi ke Polda Jatim!” ancamnya tegas.

Hingga kini, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Wahyu Prihartono, belum dapat dihubungi karena nomor teleponnya tidak aktif, semakin menambah kecurigaan publik.

Dugaan penggelapan dana Rp21 miliar ini pun masih menjadi misteri, menunggu langkah tegas penyidik agar keadilan tidak sekadar wacana.

Penulis : Anam

Berita Terkait

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai
Dugaan Praktik Perjudian di Ngancar Menantang Taji APH: Warga Tuntut Langkah Nyata
Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kawasan Hutan Karet Mojo Kediri, Warga Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap
Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan Yakuza Maneges ke Polresta Malang Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:54 WIB

Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:03 WIB

LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Sempat Memanas di WhatsApp dan TikTok, Perselisihan Eks Karyawan dengan Pimpinan Salon di Kediri Berakhir Damai

Berita Terbaru