Distribusi BBM Kacau, Puluhan Jerigen Telanjang Sedot Pertalite di SPBU Panyepen Sampang

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

melayani pengisian puluhan jerigen Pertalite, sementara antrean kendaraan warga mengular panjang di belakang. Praktik ini memicu sorotan warga dan dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi.

melayani pengisian puluhan jerigen Pertalite, sementara antrean kendaraan warga mengular panjang di belakang. Praktik ini memicu sorotan warga dan dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi.

Sampang– Kekacauan distribusi BBM subsidi kembali tersaji terang-terangan di Kabupaten Sampang. Puluhan jerigen plastik tanpa penutup kedapatan bebas “menyedot” Pertalite di SPBU 54.692.10 Panyepen, memantik kemarahan warga dan memunculkan dugaan kuat adanya penyimpangan serius dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Peristiwa tersebut terjadi saat antrean kendaraan masyarakat mengular panjang. Ironisnya, di tengah kondisi itu, jerigen justru dilayani tanpa hambatan, seolah aturan distribusi BBM hanya formalitas belaka. Warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut menyebut praktik ini bukan sekali dua kali terjadi.

“Sekitar 20 jerigen diisi Pertalite. Motor dan mobil warga harus menunggu lama. Ini jelas tidak masuk akal,” ujar seorang warga dengan nada geram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertalite diketahui sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang pendistribusiannya seharusnya diawasi ketat oleh PT Pertamina (Persero) bersama aparat penegak hukum dan instansi teknis terkait. Regulasi dengan tegas membatasi pembelian dalam jumlah besar, terlebih menggunakan jerigen plastik yang dinilai rawan dan berisiko tinggi.

Dalam aturan yang berlaku, pengisian BBM ke jerigen hanya diperbolehkan untuk kebutuhan tertentu, seperti nelayan, petani, atau usaha mikro, dan wajib disertai surat rekomendasi resmi dari instansi berwenang.

Namun di lapangan, puluhan jerigen plastik justru diisi secara terbuka tanpa terlihat adanya verifikasi dokumen maupun prosedur keselamatan.

Fakta ini menimbulkan pertanyaan tajam di tengah publik: apakah aturan sengaja diabaikan, atau ada pembiaran sistematis? Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena membuka celah penimbunan, penyelewengan, hingga praktik jual beli BBM subsidi di luar mekanisme resmi.

“Kalau memang ada suratnya, silakan. Tapi ini harus transparan. Jangan rakyat kecil dikorbankan, sementara jerigen bebas menyedot BBM subsidi,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU belum memberikan klarifikasi resmi.

Sikap bungkam ini justru memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa pengawasan distribusi Pertalite di SPBU tersebut berjalan lemah.

Warga di Kabupaten Sampang mendesak aparat penegak hukum, instansi ESDM, serta Pertamina untuk segera turun tangan melakukan pengecekan menyeluruh.

Masyarakat menuntut tindakan tegas dan transparan agar distribusi BBM subsidi kembali pada relnya dan tidak terus dijadikan ajang permainan oknum tak bertanggung jawab.

 

Penulis : A Junaidi

Berita Terkait

Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo
Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor
Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam
KAKI Jatim Beri Nilai Positif untuk Kajari Bangkalan
Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor
Sakit Hati Usai Bercerai, Pria di Kediri Nekat Bakar Rumah dan Kendaraan Mantan Istri
Menakar Ketegasan Polisi di Pusaran Perjudian Kediri: Komitmen Kamtibmas atau Sekadar Retorika?
LSM PIAR Desak Audit Aset Daerah yang Dijadikan Dapur SPPG, Minta BPPKAD dan BGN Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:51 WIB

Diduga Tipu Korban dengan Janji Manis, Perempuan Asal Talkandang Resmi Ditahan Polres Situbondo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:58 WIB

Gerak Cepat Polsek Masalembu Polresta Sumenep! Dua Nelayan Dibekuk Usai Gagal Curi Motor

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jalanan Probolinggo Darurat Debu, Truk Tambang Tanpa Terpal Bebas Beraksi, Polisi Bungkam

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:59 WIB

KAKI Jatim Beri Nilai Positif untuk Kajari Bangkalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:14 WIB

Proyek Irigasi DI Taposan Probolinggo Rp325 Juta Tuai Polemik: Petani Kelimpungan, Bangunan Baru Bocor

Berita Terbaru