Awas! Surat Pencairan Dana Rp80 Juta dari Bawang Mas Grup Pamekasan Ternyata Tipuan, Jangan Sampai Tertipu

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan- Gelombang penipuan kembali menyasar masyarakat dengan cara yang semakin rapi dan meyakinkan. Kali ini, pelaku mencatut nama “Bawang Mas Grup” dalam sebuah surat bertajuk pencairan dana yang beredar luas di media sosial.

Dalam surat tersebut, korban disebut sebagai pemenang hadiah uang tunai sebesar Rp80 juta. Namun di balik janji manis itu, terselip jebakan berbahaya: korban diminta mentransfer uang sebesar Rp500 ribu sebagai syarat “pengaktifan hadiah”.

Modus ini dikemas dengan bahasa resmi, bahkan mencatut nama tokoh publik agar terlihat kredibel. Sekilas tampak meyakinkan, namun sesungguhnya itu hanyalah upaya licik untuk mengelabui korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang lebih mengkhawatirkan, tidak sedikit masyarakat yang hampir terjebak karena tergiur nominal besar yang ditawarkan. Padahal, praktik seperti ini sudah jelas merupakan penipuan berkedok hadiah.

Ciri-Ciri Modus Penipuan:

Mengatasnamakan perusahaan seperti “Bawang Mas Grup”

Mengklaim korban sebagai pemenang tanpa mengikuti undian

Menjanjikan hadiah besar secara tiba-tiba

Meminta transfer uang dengan alasan “aktivasi” atau “validasi”

Menggunakan nama tokoh publik agar terlihat meyakinkan

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Jangan pernah mentransfer uang kepada pihak yang tidak dikenal, apalagi dengan dalih pencairan hadiah.
Perlu diingat, hadiah resmi tidak pernah meminta biaya di awal. Jika ada permintaan transfer, besar kemungkinan itu adalah penipuan.

Lebih baik berhati-hati daripada menyesal. Verifikasi setiap informasi, tanyakan kepada pihak berwenang, dan jangan mudah tergiur oleh iming-iming uang besar.

Di tengah derasnya arus informasi, kecerdasan dan kewaspadaan menjadi benteng utama. Jangan biarkan penipu mengambil keuntungan dari kelengahan kita.

Waspada, teliti, dan jangan mudah percaya, karena sekali lengah, kerugian bisa tak terhindarkan.

Berita Terkait

26 Nama MBG di Tangan Kejagung, Didik Haryanto: Jangan Ada Anggota DPR yang Dilindungi
Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat
MBG Jadi Ladang Cuan? Dugaan Jual Beli Titik Rp300 Juta dan Nama Politikus Madura Mengemuka
Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:50 WIB

26 Nama MBG di Tangan Kejagung, Didik Haryanto: Jangan Ada Anggota DPR yang Dilindungi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:17 WIB

MBG Jadi Ladang Cuan? Dugaan Jual Beli Titik Rp300 Juta dan Nama Politikus Madura Mengemuka

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

Dari Situbondo ke Banyuwangi, Perjuangan Mencari Keadilan Berbuah Apresiasi untuk POMAL

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Berita Terbaru

Fauzi AS saat bersama tim media di Hotel Platinum Surabaya dalam agenda silaturahmi dan diskusi

DETIK ZONE

Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:54 WIB