Pamit Cari Sapi, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Baluran

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO – Misteri hilangnya seorang pria yang berpamitan mencari sapi akhirnya terungkap tragis. Korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan Taman Nasional Baluran, Kamis (16/4/2026) siang.

Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarga untuk mencari sapinya yang lepas ke arah hutan. Namun sejak saat itu, ia tak pernah kembali. Keluarga yang cemas sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tak membuahkan hasil.
Hal yang semakin mengundang tanda tanya, sapi milik korban justru sudah lebih dulu kembali ke kandang sekitar empat hari lalu tanpa diketahui bagaimana bisa pulang sendiri.

Penemuan jasad korban terjadi secara tidak sengaja. Seorang warga yang tengah mencari madu hutan mencium bau menyengat dari dalam kawasan hutan. Rasa penasaran membuatnya mendekat dan menemukan sejumlah barang seperti jaket, tas, dan sepatu yang tergeletak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecurigaan semakin kuat saat ia menemukan sesosok kerangka manusia tak jauh dari barang-barang tersebut.

“Awalnya saya mencium bau menyengat, lalu melihat ada barang-barang. Setelah didekati, ternyata ada kerangka manusia. Saya langsung menghubungi warga Karangtekok,” ujar saksi.

Informasi tersebut kemudian diteruskan melalui pesan berantai hingga sampai ke petugas Balai Taman Nasional Baluran.
Petugas kepolisian bersama tim medis dan pihak Baluran langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Kerangka korban kemudian dibawa ke RSUD Situbondo guna proses identifikasi dan visum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sekaligus menjadi pengingat akan risiko tinggi beraktivitas di kawasan hutan liar tanpa persiapan dan pendampingan yang memadai.

Penulis : Anton

Berita Terkait

Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan
Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri
Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Operasi Rokok Ilegal di Candi Sidoarjo Tuai Sorotan, Pedagang Kecil Mengeluh, Pabrik Besar Belum Tersentuh?
Pengusaha Rokok Sidoarjo Haji Samsul Huda Mengemuka dalam Dugaan Skandal Cukai Rokok, KPK Didesak Tidak Tebang Pilih
Datang Ambil Kardus, Pria di Sapeken Sumenep Justru Diciduk Polisi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:06 WIB

Remaja Situbondo Diduga Dianiaya Prada TNI AL di Dalam Rumah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:12 WIB

Pengusaha Rokok Madura Kompak Melawan! Tolak SKM Golongan III Berlaku Nasional, Khawatir Industri Lokal Tumbang dan Ribuan Pekerja Kehilangan Harapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kue Ulang Tahun Picu Badai Etik! Kasat Reskrim Polres Sidrap Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:58 WIB

Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:09 WIB

Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal

Berita Terbaru