SITUBONDO – Misteri hilangnya seorang pria yang berpamitan mencari sapi akhirnya terungkap tragis. Korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan Taman Nasional Baluran, Kamis (16/4/2026) siang.
Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarga untuk mencari sapinya yang lepas ke arah hutan. Namun sejak saat itu, ia tak pernah kembali. Keluarga yang cemas sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tak membuahkan hasil.
Hal yang semakin mengundang tanda tanya, sapi milik korban justru sudah lebih dulu kembali ke kandang sekitar empat hari lalu tanpa diketahui bagaimana bisa pulang sendiri.
Penemuan jasad korban terjadi secara tidak sengaja. Seorang warga yang tengah mencari madu hutan mencium bau menyengat dari dalam kawasan hutan. Rasa penasaran membuatnya mendekat dan menemukan sejumlah barang seperti jaket, tas, dan sepatu yang tergeletak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kecurigaan semakin kuat saat ia menemukan sesosok kerangka manusia tak jauh dari barang-barang tersebut.
“Awalnya saya mencium bau menyengat, lalu melihat ada barang-barang. Setelah didekati, ternyata ada kerangka manusia. Saya langsung menghubungi warga Karangtekok,” ujar saksi.
Informasi tersebut kemudian diteruskan melalui pesan berantai hingga sampai ke petugas Balai Taman Nasional Baluran.
Petugas kepolisian bersama tim medis dan pihak Baluran langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Kerangka korban kemudian dibawa ke RSUD Situbondo guna proses identifikasi dan visum lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sekaligus menjadi pengingat akan risiko tinggi beraktivitas di kawasan hutan liar tanpa persiapan dan pendampingan yang memadai.
Penulis : Anton







