Aksi Mimbar Bebas Pemuda Sambelia Tuntut Perbaikan Jalan: “NTB Gagal Mendunia

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB– Puluhan anggota Karang Taruna dari berbagai desa di Kecamatan Sambelia yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Kecamatan Sambelia menggelar aksi mimbar bebas di Jalan Raya Sambelia, Kamis (3/7). Aksi yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WITA ini mengusung tagar #NTBGagalMendunia sebagai simbol kekecewaan terhadap buruknya kondisi jalan provinsi di wilayah mereka.

Aksi diawali dengan orasi terbuka, dilanjutkan konvoi kendaraan bermotor menyusuri jalan-jalan desa mulai dari Bagik Manis, Sugian, Dara Kunci, Belanting, hingga Obel-Obel, sambil menanam pohon pisang di sejumlah titik jalan yang rusak parah. Sebagai penutup, massa aksi memasang spanduk protes bertuliskan “NTB Gagal Mendunia” di lokasi-lokasi vital.

Koordinator aksi menyebut kegiatan ini merupakan bentuk ekspresi kegelisahan kolektif masyarakat, khususnya generasi muda Sambelia, terhadap kerusakan jalan yang telah terjadi selama lebih dari lima tahun tanpa perbaikan berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kondisi jalan yang sudah sangat membahayakan. Jalan ini bukan sekadar akses, tetapi jalur utama penghubung antara Sambelia, Sembalun, Pringgabaya, hingga Lombok Utara,” ujar salah satu peserta aksi.

Jalan raya yang merupakan wewenang Pemerintah Provinsi NTB itu disebut vital karena menjadi jalur distribusi hasil pertanian, akses layanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Kerusakan jalan, menurut warga, tak hanya menurunkan kualitas hidup, namun juga memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua. Upaya pelaporan dan surat menyurat yang dilakukan warga selama ini dinilai diabaikan, bahkan mencerminkan ketimpangan perhatian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan masyarakat dibandingkan fasilitas bagi pejabat.

Empat Tuntutan Utama
Dalam aksi tersebut, Koalisi Pemuda Kecamatan Sambelia menyampaikan empat tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi NTB:

Perbaikan darurat segera seperti penambalan lubang dan pembersihan drainase untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut.

Pengalokasian anggaran perbaikan jalan dalam perubahan anggaran tahun berjalan serta prioritas dalam APBD tahun berikutnya.

Penyampaian rencana tindak lanjut tertulis kepada warga selambat-lambatnya 30 hari setelah aksi ini.

Dorongan kepada DPRD Provinsi NTB agar menyuarakan seluruh tuntutan tersebut secara resmi kepada Pemerintah Provinsi NTB dalam bentuk rekomendasi.

Koalisi menegaskan bahwa aksi ini merupakan peringatan awal, dan akan terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan tindakan nyata dari pemerintah. Mereka menuntut kesetaraan perhatian dan keadilan infrastruktur bagi masyarakat pelosok, sebagaimana yang dijanjikan dalam berbagai narasi pembangunan daerah. Red/asn

Berita Terkait

Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk
Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Berita Terbaru