Makna Iqra dan Budaya Madura Isi Upacara Hari Guru di SDN Panaongan III

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detik.Zone — Upacara Hari Guru Nasional di SDN Panaongan III pada Senin (25/11) berlangsung dengan tertib dan penuh pesan edukatif. Sejak pagi, siswa dan dewan guru mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin.

Kepala Sekolah, Agus Sugianto, S.Pd, yang mengenakan blangkon Madura, menjadi pembina upacara. Dalam amanahnya, ia mengingatkan pentingnya belajar melalui pesan dari Surat Al-‘Alaq.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iqra artinya bacalah. Kita diperintahkan untuk belajar. Masa depan kalian ditentukan oleh kesungguhan dalam menuntut ilmu,” ujarnya.

Tahun ini, para guru memakai busana adat Madura. Agus Sugianto menjelaskan bahwa budaya lokal juga mengandung nilai pendidikan.

 “Budaya Madura mengajarkan kita hormat kepada orang tua dan sopan santun. Itu juga bagian dari pelajaran,” jelasnya.

Ia juga mengutip pesan Sayyidina Ali mengenai pentingnya menghargai siapa pun yang memberi ilmu, termasuk orang tua sebagai guru pertama.

Salah satu momen dalam upacara adalah pemberian penghargaan kepada guru senior, Salehodin HR, S.Pd. Beliau dikenal sebagai pembina siswa berprestasi, salah satunya Sulaiman yang meraih Juara III Lomba FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Salehodin menyampaikan terima kasih atas perhatian sekolah.

 “Selama siswa bisa berprestasi, itu sudah menjadi kebanggaan bagi saya,” tuturnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama. Peringatan Hari Guru Nasional di SDN Panaongan III diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan penghargaan terhadap guru serta nilai-nilai budaya.

Penulis : Ila Fadilah

Berita Terkait

Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81
Masih SMP, Dua Bocah di Pemalang Memulung hingga Malam Demi Uang, Generasi Emas atau Generasi Cemas?
WCC III Sukses Digelar di Sumenep, MAPALA WIRASTA UNIJA Dorong Regenerasi dan Prestasi Atlet Panjat Tebing Jawa Timur
Final Lomba Mewarna Damar Kurung Tingkat Kabupaten Gresik Digelar Meriah di Gress Mall
Festival Band Pelajar se-Madura Ramaikan MCF 2026 Malam Ini, Disbudporapar dan Disdik Sumenep Beri Ruang Kreativitas
Bukan Sekadar Mengisi SKP, Mereka Belajar Arti Saling Menguatkan di SDN Panaongan III Pasongsongan Sumenep
Bupati Sumenep Kunjungi Stan SLB, Tegaskan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya dan Berprestasi
Tangis Pecah di Tengah Syair Cinta Rasul! Maulid Nabi di SDN Panaongan III Sumenep Berubah Jadi Momen Menggetarkan Hati

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:50 WIB

Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81

Rabu, 2 September 2026 - 00:18 WIB

Masih SMP, Dua Bocah di Pemalang Memulung hingga Malam Demi Uang, Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Selasa, 1 September 2026 - 18:33 WIB

WCC III Sukses Digelar di Sumenep, MAPALA WIRASTA UNIJA Dorong Regenerasi dan Prestasi Atlet Panjat Tebing Jawa Timur

Selasa, 1 September 2026 - 09:27 WIB

Final Lomba Mewarna Damar Kurung Tingkat Kabupaten Gresik Digelar Meriah di Gress Mall

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Festival Band Pelajar se-Madura Ramaikan MCF 2026 Malam Ini, Disbudporapar dan Disdik Sumenep Beri Ruang Kreativitas

Berita Terbaru