Dari Sumenep untuk Indonesia: SDN Panaongan III Konsisten Lestarikan Bahasa Madura Lewat Program ‘Abang Samad’

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Komitmen pelestarian bahasa daerah tak selalu lahir dari kebijakan besar. Di sebuah sekolah dasar pedesaan, SDN Panaongan III, Kecamatan Panaongan, Kabupaten Sumenep, upaya membumikan Bahasa Madura telah berjalan jauh sebelum regulasi resmi diterbitkan pemerintah daerah.

Sekolah ini sejak lama menggagas program “Abang Samad”, akronim dari Aku Bangga Berbahasa Madura. Program tersebut menjadi bagian dari budaya sekolah yang menempatkan Bahasa Madura bukan sekadar mata pelajaran, melainkan bahasa hidup dalam keseharian warga sekolah.

Program Abang Samad kini semakin relevan seiring diberlakukannya Peraturan Bupati Sumenep Nomor 55 Tahun 2025 tentang Bahasa Madura sebagai muatan lokal wajib di semua jenjang pendidikan, mulai PAUD, SD, hingga SMP. Peraturan yang berlaku sejak 16 Oktober 2025 itu menegaskan pentingnya revitalisasi dan pelestarian Bahasa Madura, termasuk ketentuan pembelajaran minimal dua jam per minggu di jenjang SMP sebagai upaya menguatkan posisi bahasa daerah di tengah gempuran budaya luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, jauh sebelum Perbup tersebut terbit, SDN Panaongan III telah lebih dulu membudayakan Bahasa Madura dalam aktivitas harian. Setiap pagi, siswa disambut dengan sapaan berbahasa Madura. Kepala sekolah, Agus Sugianto, S.Pd, yang dikenal ikonik dengan blangkonnya, konsisten berdialog menggunakan bahasa Madura halus saat berinteraksi dengan siswa.

“Kalau ada penggunaan bahasa yang kurang tepat, langsung diperbaiki,” tutur salah satu guru. Kebiasaan ini membuat siswa terbiasa, percaya diri, dan santun dalam berbahasa Madura sejak dini.

Tak berhenti di situ, SDN Panaongan III juga memiliki program khas bernama “Ba’cateng” atau Ngamba’ Kanca Dateng (Menyambut Teman Datang). Program ini menegaskan komitmen sekolah menjadikan Bahasa Madura sebagai identitas sekaligus alat pemersatu dalam lingkungan pendidikan.

Kesungguhan tersebut berbuah prestasi. Di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), baik tingkat Kabupaten Sumenep maupun Provinsi Jawa Timur, sekolah ini kerap menorehkan hasil membanggakan. Salah satunya, Sulaiman, siswa SDN Panaongan III, yang berhasil meraih Juara III FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025.

Saat ditemui awak media, Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd, menyampaikan alasannya dengan sederhana namun sarat makna.

“Apa yang kami lakukan ini adalah tanggung jawab moral sebagai putra daerah. Kalau generasi muda sudah apatis terhadap budaya dan bahasa Madura, maka bukan tidak mungkin bahasa dan budaya kita akan musnah,” ujarnya singkat.

Di tengah arus globalisasi dan dominasi budaya luar, langkah kecil dari SDN Panaongan III menjadi bukti bahwa sekolah dapat menjadi benteng utama pelestarian bahasa daerah. Dari Panaongan, semangat menjaga jati diri Madura terus disemai pelan, konsisten, dan penuh kebanggaan.

Penulis : **

Berita Terkait

Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Satukan Visi dan Aspirasi Mahasiswa Demi Masa Depan Pendidikan
Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Juara 3 Bisnis Craft di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Guru Hebat Lahir dari Kolaborasi, SDN Pasongsongan I Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi
Tangis Haru dan Gelak Tawa Warnai Penutupan MPLS SDN Panaongan III, Bibit-Bibit Talenta Baru Mulai Bersinar
MPLS Hari Keempat SDN Panaongan III Sumenep Hadirkan “Mana-Mana” dan Tenaga Kesehatan Puskesmas, Tanamkan Etika Digital hingga Karakter Hidup Bersih Sejak Dini
MPLS Bernuansa Karakter! Pendongeng Nasional Kak Avan Ajak Siswa SDN Pasongsongan I Sumenep Tolak Bullying, Kepsek Tegaskan Pentingnya Empati Sejak Dini
SD Muhammadiyah 1 Bawean dan SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura Gresik Gelar MPLS, Usung Tema “MELINGKARLAH” dengan Konsep Circus Show
GEBRAKAN AWAL TAHUN! MPLS Ramah SDN Panaongan III Dibuka Dua Pengawas Sekaligus, Luncurkan SAKOPENGAN dan Hotline PORAGUS

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:05 WIB

Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Satukan Visi dan Aspirasi Mahasiswa Demi Masa Depan Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:01 WIB

Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Juara 3 Bisnis Craft di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:48 WIB

Guru Hebat Lahir dari Kolaborasi, SDN Pasongsongan I Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:10 WIB

Tangis Haru dan Gelak Tawa Warnai Penutupan MPLS SDN Panaongan III, Bibit-Bibit Talenta Baru Mulai Bersinar

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:40 WIB

MPLS Hari Keempat SDN Panaongan III Sumenep Hadirkan “Mana-Mana” dan Tenaga Kesehatan Puskesmas, Tanamkan Etika Digital hingga Karakter Hidup Bersih Sejak Dini

Berita Terbaru