Dari Sekolah Tanpa Kantor, Lahir Mimpi Besar: SDN Panaongan IV Sumenep Siap Gelar PERJUSAMI Spektakuler

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Semangat untuk terus bergerak dan berinovasi kembali ditunjukkan SDN Panaongan IV. Sekolah yang berlokasi di Jalan K. Abu Bakar Sidik, Pasongsongan ini berencana menggelar kegiatan PERJUSAMI (Perkemahan Jumat Sabtu Minggu) setelah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Ajaran 2025–2026.

Sebagai langkah awal persiapan, SDN Panaongan IV menggelar musyawarah bersama para pembina Pramuka pada Sabtu, 30 Mei 2026 di lingkungan sekolah. Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek pelaksanaan kegiatan, mulai dari konsep perkemahan, materi kepramukaan, pembagian tugas panitia, hingga strategi pelaksanaan agar kegiatan berjalan aman, edukatif, dan berkesan bagi peserta didik.

Kegiatan musyawarah berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Para pembina Pramuka memberikan berbagai masukan demi menyukseskan kegiatan yang diharapkan menjadi salah satu program unggulan sekolah pada akhir tahun ajaran ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SDN Panaongan IV sendiri dikenal sebagai salah satu sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana. Sekolah ini hanya memiliki satu lokal yang terdiri atas tiga ruangan yang masing-masing disekat menjadi dua kelas untuk memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar. Bahkan hingga saat ini sekolah belum memiliki ruang kantor yang representatif.

Namun keterbatasan tersebut tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti berprestasi dan berkarya.

Kepala SDN Panaongan IV, Sapulan, yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarran Pramuka Kecamatan Pasongsongan, menegaskan bahwa PERJUSAMI merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus membangun karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.

“Di tengah keterbatasan sarana dan jumlah murid yang relatif sedikit, kami tetap melaksanakan kegiatan PERJUSAMI. Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk lebih mengenalkan SDN Panaongan IV kepada masyarakat. Selama ini sekolah kami dikenal sebagai sekolah kecil dengan sarana prasarana yang sangat minim. Namun hal itu tidak menyurutkan langkah saya dan seluruh keluarga besar sekolah untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” ungkap Sapulan.

Ia menambahkan bahwa sekolah kecil tidak identik dengan prestasi yang kecil. Menurutnya, peserta didik SDN Panaongan IV telah membuktikan kemampuannya dengan menorehkan prestasi hingga tingkat kabupaten.

“Walaupun jumlah murid kami tidak banyak, Alhamdulillah siswa-siswi SDN Panaongan IV mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Salah satunya melalui prestasi pada lomba Spelling Bee tingkat Kabupaten Sumenep yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Sumenep di Gedung Ki Hajar Dewantara. Ini menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi lahirnya prestasi,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarran Pramuka Kecamatan Pasongsongan yang juga Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat yang ditunjukkan SDN Panaongan IV.

“Kami berharap kegiatan PERJUSAMI dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan menjadi momentum awal bagi SDN Panaongan IV untuk semakin mewarnai berbagai program dan kegiatan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan. Semangat yang ditunjukkan sekolah ini patut menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk melahirkan program-program yang kreatif dan berkualitas,” tuturnya.

Agus yang juga menjabat sebagai Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan menilai bahwa langkah SDN Panaongan IV merupakan contoh nyata bagaimana sebuah sekolah terus berusaha tumbuh melalui kerja keras, kolaborasi, dan keberanian untuk bermimpi besar.

Rencana pelaksanaan PERJUASAMI kini menjadi simbol optimisme baru bagi SDN Panaongan IV. Dari sebuah sekolah yang belum memiliki kantor dan masih menghadapi berbagai keterbatasan sarana, lahir tekad kuat untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membangun citra positif sekolah di tengah masyarakat.

PERJUSAMI bukan sekadar perkemahan. Ia adalah pesan bahwa sekolah kecil pun berhak bermimpi besar, bergerak maju, dan menorehkan jejak prestasi yang membanggakan.

Berita Terkait

Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81
Masih SMP, Dua Bocah di Pemalang Memulung hingga Malam Demi Uang, Generasi Emas atau Generasi Cemas?
WCC III Sukses Digelar di Sumenep, MAPALA WIRASTA UNIJA Dorong Regenerasi dan Prestasi Atlet Panjat Tebing Jawa Timur
Final Lomba Mewarna Damar Kurung Tingkat Kabupaten Gresik Digelar Meriah di Gress Mall
Festival Band Pelajar se-Madura Ramaikan MCF 2026 Malam Ini, Disbudporapar dan Disdik Sumenep Beri Ruang Kreativitas
Bukan Sekadar Mengisi SKP, Mereka Belajar Arti Saling Menguatkan di SDN Panaongan III Pasongsongan Sumenep
Bupati Sumenep Kunjungi Stan SLB, Tegaskan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya dan Berprestasi
Tangis Pecah di Tengah Syair Cinta Rasul! Maulid Nabi di SDN Panaongan III Sumenep Berubah Jadi Momen Menggetarkan Hati

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:50 WIB

Menutup Agustus dengan Doa dan Kebersamaan, Pasongsongan Gelar Malam Resepsi HUT RI ke-81

Rabu, 2 September 2026 - 00:18 WIB

Masih SMP, Dua Bocah di Pemalang Memulung hingga Malam Demi Uang, Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Selasa, 1 September 2026 - 18:33 WIB

WCC III Sukses Digelar di Sumenep, MAPALA WIRASTA UNIJA Dorong Regenerasi dan Prestasi Atlet Panjat Tebing Jawa Timur

Selasa, 1 September 2026 - 09:27 WIB

Final Lomba Mewarna Damar Kurung Tingkat Kabupaten Gresik Digelar Meriah di Gress Mall

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Festival Band Pelajar se-Madura Ramaikan MCF 2026 Malam Ini, Disbudporapar dan Disdik Sumenep Beri Ruang Kreativitas

Berita Terbaru