Sulaiman, Siswa SDN Panaongan III Raih Juara III FTBI Jatim 2025: Bukti Cinta Bahasa Ibu dari Ujung Timur Madura

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep- Prestasi membanggakan kembali datang dari Kabupaten Sumenep. Sulaiman, siswa SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, berhasil meraih Juara III dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Timur 2025, yang digelar pada 6–8 November 2025 di Hotel Santika Garden Premiere, Surabaya.

Sebelumnya, Sulaiman menorehkan prestasi gemilang di tingkat Kabupaten Sumenep dengan meraih Juara I, yang kemudian mengantarkannya mewakili Sumenep ke tingkat provinsi.

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, yang dikenal dengan gaya khasnya berblangkon, menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian anak didiknya tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat bangga dengan prestasi Sulaiman. Ini bukti bahwa anak-anak desa juga bisa berprestasi di tingkat provinsi. Harapan saya, semoga ke depan SDN Panaongan III terus melahirkan bibit-bibit penembang baru yang akan melestarikan budaya dan bahasa Madura,” ujar Agus Sugianto dengan penuh semangat.

Sementara itu, Salehodin HR, guru pembimbing sekaligus pendamping Sulaiman selama di Surabaya, mengaku sempat khawatir dengan kondisi anak didiknya menjelang lomba.

“Sebelum tampil, suara Sulaiman memang agak serak karena banyak latihan. Jadi performanya sedikit kurang maksimal. Tapi alhamdulillah, ia masih bisa meraih juara III. Itu pencapaian luar biasa,” ungkap Salehodin.

Ia berharap keberhasilan Sulaiman ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya di SDN Panaongan III untuk ikut menekuni seni tembang Madura, salah satu bentuk kekayaan budaya daerah yang kini semakin jarang diminati generasi muda.

“Semoga semangat Sulaiman menular ke teman-temannya. Kami ingin sekolah ini menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus pelestari bahasa dan budaya Madura,” tambahnya.

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan dalam lomba, melainkan wujud nyata kecintaan anak-anak Madura terhadap bahasa ibu identitas luhur yang perlu dijaga di tengah arus modernisasi.

Dengan semangat yang terus dijaga oleh para pendidik seperti Agus Sugianto dan Salehodin HR, SDN Panaongan III telah membuktikan bahwa dari pelosok Sumenep pun bisa lahir juara yang mengharumkan nama Madura di tingkat Jawa Timur.

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru